Mobil MBG di Bogor Dicuri, Polisi Selidiki Rekaman CCTV yang Minim
Mobil MBG di Bogor Dicuri, Polisi Selidiki CCTV

Mobil MBG di Bogor Dibawa Kabur Maling, Polisi Telusuri Rekaman CCTV

Polres Metro Depok melalui Polsek Tajur Halang tengah menyelidiki kasus pencurian mobil operasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di wilayah Tajurhalang, Kabupaten Bogor. Kejadian ini dilaporkan terjadi pada hari Minggu, 22 Februari 2026, sekitar pukul 00:19 WIB hingga 02:14 WIB.

Laporan Resmi dan Penyelidikan Awal

Kapolsek Tajur Halang, Iptu Raden Suwito, membenarkan bahwa sebuah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah melaporkan hilangnya kendaraan operasional MBG mereka. "Pihak SPPG tersebut sudah membuat laporan dan kasusnya sedang kami tangani," ujar Suwito pada Senin, 23 Februari 2026.

Polisi telah melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari petunjuk. Namun, Suwito mengungkapkan bahwa lokasi kejadian minim akan kamera pengawas. "Kejadiannya Minggu kemarin, di sekitar lokasi kejadian minim CCTV," jelasnya. Hal ini menyulitkan penyelidikan awal.

Rekaman CCTV dari Lokasi Jauh

Meski demikian, beredar rekaman CCTV dari rumah warga di Tajurhalang yang menangkap momen mencurigakan. Pada rekaman tertanggal 22 Februari 2026, sekitar pukul 00:19 WIB, terlihat sebuah mobil hitam jenis niaga serbaguna melintas. Kemudian, sekitar pukul 02:14 WIB, mobil MBG berkelir putih tampak melintas diikuti oleh mobil hitam di belakangnya.

Suwito menegaskan bahwa rekaman tersebut berasal dari lokasi yang tidak berdekatan langsung dengan TKP. "Masih kami selidiki dulu ya, karena hasil CCTV yang beredar lokasinya tidak berdekatan langsung dengan TKP," terangnya. Polisi belum dapat memastikan keterkaitan mobil hitam tersebut dengan pencurian.

Viral di Media Sosial dan Upaya Lanjutan

Kasus hilangnya mobil MBG ini sempat viral di media sosial, menarik perhatian publik. Polisi terus berupaya mengungkap pelaku dan motif di balik pencurian ini. Penyidik dari Polres Metro Depok dan Polsek Tajur Halang masih melakukan penyelidikan mendalam, termasuk menelusuri rekaman CCTV lainnya dan mencari saksi.

Hingga saat ini, belum ada perkembangan lebih lanjut mengenai penangkapan pelaku atau pemulihan kendaraan. Polisi mendorong masyarakat yang memiliki informasi untuk segera melapor.