Maling Beraksi dengan Lanyard di Hotel Mewah Jakarta, Polisi Kejar Pelaku
Sebuah aksi pencurian yang cukup berani terjadi di salah satu hotel bintang lima di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat. Pelaku dengan santai membawa lari laptop milik seorang karyawan yang sedang mengikuti rapat di hotel tersebut.
Kronologi Kejadian yang Terekam CCTV
Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 10 Februari 2026, sekitar pukul 12.41 WIB. Dalam rekaman CCTV hotel, terlihat pelaku datang dengan mengenakan pakaian batik, berkacamata, dan yang paling mencolok adalah lanyard yang tergantung di lehernya.
Tanpa menimbulkan kecurigaan sedikit pun, pelaku justru disambut oleh bell boy yang membukakan pintu di lobby hotel. Dengan sikap yang tenang, pelaku kemudian berjalan menuju lantai 2.
Di lantai 2, pelaku tampak seolah-olah sedang berkomunikasi melalui ponsel. Namun, tak lama kemudian, dia masuk ke dalam ruang rapat dan keluar dengan membawa tas ransel milik korban.
Korban Kehilangan Barang Saat Jam Istirahat
Korban, yang merupakan karyawan yang datang untuk mengikuti rapat dari Kementerian Perhubungan, menaruh tas hitamnya yang berisi telepon genggam dan laptop di meja kerja ruang rapat saat jam istirahat sekitar pukul 12.00 WIB.
"Pada saat kembali ke ruang rapat jam 12.50 WIB, korban mendapati barang-barang tersebut sudah tidak ada," jelas AKBP Roby Heri Saputra, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat.
Setelah memeriksa rekaman CCTV, korban kemudian melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian.
Polisi Sudah Mengantongi Identitas Pelaku
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengonfirmasi bahwa polisi telah menerima laporan dan sedang menyelidiki kasus ini secara intensif.
"Kami sudah menerima laporan dan masih menyelidiki kasus tersebut," kata Roby, seperti dilansir dari Antara pada Kamis, 12 Februari 2026.
Lebih lanjut, Roby mengungkapkan bahwa polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku. "Sudah (mengantongi identitas). Ada dugaan kuat terhadap Terduga," tegasnya. Saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku tersebut.
Pelaku Diduga Beraksi di Tiga Hotel Berbeda
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menemukan fakta mengejutkan bahwa pelaku diduga telah beraksi di tiga hotel yang berbeda. Roby menyatakan bahwa pelaku tidak bekerja sendirian.
"Hasil pemeriksaan kita, pelaku sudah beberapa kali berada di beberapa hotel berbeda," ungkap Roby. "Yang kita ketahui ada di tiga hotel."
Roby juga menambahkan kecurigaannya bahwa pelaku ini beraksi secara berkelompok. "Kemungkinan tidak sendiri. Diduga kuat, pelaku berkomplot," imbuhnya.
Polisi terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan pelaku dan mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.



