Diduga Terlilit Pinjol, Wanita Curi Perhiasan dan Tas Mewah Sahabat di Jakarta Barat
Polisi berhasil mengungkap kasus pencurian perhiasan dan barang mewah dengan total kerugian mencapai Rp 300 juta di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Yang mengejutkan, pelaku ternyata adalah sahabat dekat korban sendiri. Tersangka perempuan berinisial DSD ditangkap setelah aksinya terekam jelas oleh kamera CCTV di rumah korban.
Kedekatan Dimanfaatkan untuk Tindak Kriminal
Kapolsek Grogol Petamburan AKP Reza Aditya mengungkapkan bahwa pelaku dan korban telah bersahabat dalam waktu yang sangat lama, bahkan hubungan mereka sudah dianggap seperti saudara. "Mereka sudah lama bersahabat, bahkan sudah seperti saudara. Korban sama sekali tidak menaruh curiga," kata Reza dalam keterangannya pada Selasa, 10 Maret 2026.
Kedekatan emosional ini justru dimanfaatkan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya. DSD sempat mengambil kunci rumah korban dengan alasan tertentu, lalu menduplikasinya tanpa sepengetahuan pemilik. Setelah kunci asli dikembalikan, pelaku dengan leluasa memasuki rumah tersebut saat korban tidak berada di tempat.
Modus Pencurian yang Terencana
Berdasarkan pengakuan tersangka, pencurian dilakukan sebanyak tiga kali pada periode yang berbeda:
- September 2025
- Oktober 2025
- Desember 2025
Barang-barang berharga yang berhasil digasak antara lain:
- Cincin berlian dengan nilai tinggi
- Giwang emas berkualitas
- Tas branded mewah milik korban
Reza menambahkan bahwa awalnya korban sama sekali tidak mencurigai sahabatnya sendiri. Bahkan, korban sempat mengira hilangnya barang-barang tersebut disebabkan oleh hal-hal gaib atau faktor mistis. Namun, kecurigaan mulai muncul ketika barang terus menghilang secara bertahap.
CCTV Ungkap Identitas Pelaku
Korban akhirnya memutuskan untuk memperbaiki sistem CCTV di rumahnya yang sebelumnya tidak berfungsi dengan optimal. Dari rekaman kamera pengawas itulah terungkap identitas pelaku sebenarnya. "Setelah ada rekaman CCTV, korban baru melaporkan ke polisi," ujar Reza menjelaskan kronologi pelaporan.
Petugas kemudian bergerak cepat dan berhasil menangkap DSD di kamar kosnya yang berlokasi di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan indikasi kuat bahwa motif pencurian ini disebabkan oleh kebutuhan ekonomi dan tekanan utang pinjaman online yang membelit pelaku.
"Jadi indikasinya dia banyak ada pinjaman online, jadi indikasi kebutuhan ekonominya mengarahnya ke sana," tegas Reza. Dugaan sementara menunjukkan bahwa tekanan finansial dari pinjol mendorong pelaku untuk mengambil jalan pintas dengan mencuri barang berharga milik sahabat dekatnya sendiri.
Kasus ini menjadi peringatan keras tentang betapa berbahayanya jeratan utang pinjaman online yang tidak terkendali. Selain itu, kejadian ini juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan tidak mudah memberikan kepercayaan berlebihan, bahkan kepada orang terdekat sekalipun, terutama dalam hal keamanan properti pribadi.
