13 Tewas dalam Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Indramayu, Ini Daftar Korban
13 Tewas dalam Kecelakaan Maut Pantura Indramayu

Kecelakaan maut yang melibatkan sebuah mobil pikap atau bak terbuka dan dua truk besar terjadi di Jalur Pantura Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu (12/7) siang. Peristiwa nahas ini mengakibatkan belasan orang meninggal dunia, dengan rincian tiga orang tewas di tempat kejadian perkara (TKP) dan sisanya meninggal saat dalam perawatan di dua rumah sakit.

Data Korban Meninggal di Dua Rumah Sakit

Para korban dirawat di dua rumah sakit di Kabupaten Indramayu, yakni RS Bhayangkara di Losarang dan RS Mitra Plumbon di Widasari. Berdasarkan data yang diterima per Senin (13/7) pagi, korban meninggal di RS Bhayangkara meliputi Mohamad Iqbal (12), warga Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener; Ayu Wulandari (32), Sawen (40), Karsinih (60), Sanerah (46), dan Idah (39), yang merupakan warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea; Sinta (32), warga Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung; serta Riyan Toni (6), warga Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener. Sementara itu, korban meninggal di RS Mitra Plumbon adalah Atsal Albara (3), Yunah (49), dan Warkidi (45), warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, serta Tamara (22), warga Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener.

Korban Luka Didominasi Anak di Bawah Umur

Selain korban meninggal, terdapat sejumlah korban luka yang masih menjalani perawatan di RS Mitra Plumbon. Sebagian besar korban luka adalah anak di bawah umur. Seluruh korban luka diketahui merupakan warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi Kecelakaan: Mobil Bak Terbuka Hendak Putar Balik

Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif, menuturkan bahwa kecelakaan melibatkan tiga kendaraan: mobil bak terbuka, kendaraan wing box, dan truk Hino. Kecelakaan bermula saat mobil bak terbuka yang membawa 17 orang penumpang usai menghadiri acara pernikahan berniat memutar arah di lokasi kejadian. Saat memutar arah, kendaraan tersebut ditabrak oleh kendaraan wing box. Setelah itu, mobil terdorong ke depan dan ditabrak oleh truk Hino yang datang dari arah berlawanan.

Olah TKP dengan Metode Traffic Analisis Accident

Pada Senin siang, Satlantas Polres Indramayu bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) menggunakan metode Traffic Analisis Accident (TAA). Dengan metode ini, diharapkan dapat diketahui secara pasti kronologis dan penyebab kecelakaan. "Nanti sekitar jam 09.00 WIB (olah tempat kejadian)," kata AKP Undang Syarif saat dihubungi, Senin pagi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga