Siswa SMP Bandung Tewas Dibunuh Teman, Dilaporkan Hilang Sejak 9 Februari
Siswa SMP Bandung Tewas Dibunuh Teman, Hilang Sejak 9 Februari

Siswa SMP Bandung Tewas Dibunuh Teman, Dilaporkan Hilang Sejak 9 Februari

Jasad seorang siswa SMPN 26 Bandung berinisial ZAAQ ditemukan tergeletak di lahan eks Kampung Gajah, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat. Remaja berusia 14 tahun itu tewas dengan sejumlah luka tusuk, setelah sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Kronologi Hilangnya Korban

ZAAQ dilaporkan hilang sejak Selasa malam, 10 Februari 2026, setelah tidak masuk sekolah. Kepala Sekolah SMPN 26 Bandung, Titin Supriatin, mengonfirmasi bahwa korban terakhir kali terlihat masuk sekolah pada Senin, 9 Februari, dan mengikuti kegiatan belajar mengajar hingga selesai. Ia kemudian pulang bersama teman-temannya.

"Hari Selasa malam, kehilangan anak tersebut. Sampai muncul pemberitaan, sampai dipost di grup," kata Titin. Keluarga mulai curiga ketika ZAAQ tidak kunjung pulang, dan bibinya memberi kabar izin tidak masuk sekolah karena belum pulang.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Motif dan Pelaku Pembunuhan

Pembunuhan ini dilakukan oleh dua tersangka, YA (16), seorang pelajar SMK di Kabupaten Garut, dan kerabatnya AP (17). Motifnya adalah sakit hati karena ZAAQ memutuskan hubungan pertemanan mereka. YA telah merencanakan pertemuan sejak Sabtu, 7 Februari, tetapi baru bisa ke Bandung pada Senin, 9 Februari, karena AP sibuk bekerja sebagai tukang dekorasi pernikahan.

Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, menjelaskan bahwa YA menemui ZAAQ di sekitar sekolah sekitar pukul 15.30 WIB. Mereka kemudian melanjutkan pembicaraan ke area eks objek wisata Kampung Gajah, dengan AP menunggu di luar. YA telah membawa pisau di motornya dan memasukkannya ke jaketnya.

Detail Kejadian Pembunuhan

Obrolan mereka berujung cekcok, dan YA menghantamkan botol ke kepala ZAAQ, menyebabkan luka sobek. Setelah korban terjatuh namun masih sadar, YA menghujamkan pisau delapan kali ke perut ZAAQ. Tersangka kemudian meninggalkan korban dalam keadaan masih hidup, membawa ponsel dan jaket korban yang ternyata pemberian YA.

Kedua tersangka langsung kembali ke Garut. Jasad ZAAQ baru ditemukan pada Jumat malam, 13 Februari 2026, di lahan terbengkalai tersebut. Hubungan YA dan ZAAQ diketahui seperti kakak adik, dan keluarga korban telah mengenal hubungan pertemanan mereka, mengingat ZAAQ sebelumnya bersekolah di Garut sebelum pindah ke Bandung.

Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan terhadap hubungan pertemanan remaja dan penanganan konflik secara sehat. Polisi telah menangkap kedua tersangka dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap semua fakta terkait kejadian tragis ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga