Pria Tewas dengan Luka Tembak di Jaksel Dikonfirmasi Sebagai Kasus Bunuh Diri
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Seorang pria berinisial BA (54) ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala di dalam rumahnya di Jalan Deplu, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Polisi telah mengonfirmasi bahwa korban tewas karena bunuh diri, berdasarkan penyelidikan awal.
Pernyataan Resmi dari Kapolsek Pesanggrahan
Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam menyatakan bahwa kasus ini adalah bunuh diri. "Yang bersangkutan bunuh diri," kata Seala saat dikonfirmasi pada Rabu (11/3/2026). Ia mengungkapkan bahwa korban diduga bunuh diri karena masalah pribadi, meskipun tidak menjelaskan secara terperinci soal masalah apa yang dimaksud.
"Karena masalah pribadi," imbuhnya. Terkait asal-usul senjata api yang digunakan oleh korban, Seala mengatakan hal ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. "Untuk masalah senpi masih dalam penyelidikan," tambahnya.
Kronologi Penemuan Korban
Korban ditemukan tewas di ruang kerja rumahnya pada Jumat (6/3) sekitar pukul 13.30 WIB. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh asisten rumah tangga (ART) setelah mendengar gonggongan anjing terus-menerus di sekitar rumah.
Saksi kemudian mengecek ke sekitar lokasi rumah korban dan melihat dari luar kamar atau ruang kerja korban terlihat bagian kaki korban berada di dalam kamar. Setelah salat Jumat, ART mendatangi kamar korban dengan maksud menanyakan pekerjaan kepada korban.
Saat pintu kamar dibuka, ART tersebut menemukan korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi luka tembak. "Korban meninggal dunia dengan luka tembak di bagian kepala serta terdapat senjata jenis pistol di tangan kanan korban," tuturnya.
Penyelidikan dan Barang Bukti yang Diamankan
Kasus ini segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi. Barang bukti yang diamankan antara lain:
- Sepucuk senpi jenis Glock 17 kaliber 9 mm
- 1 buat selongsong peluru kaliber 9 mm
- 1 magazen berisi 4 butir peluru kaliber 9 mm
- 1 pucuk airsoft gun merek Glok 17 kaliber 4,5 mm
- 1 pucuk senapan airsoft gun merk HK MP7 kaliber 4,5 mm
- 4 buah magazen kaliber 4,5 mm
- 3 unit telepon genggam
- 1 kartu keanggotaan kelab menembak
- 3 bendel dokumen
- 3 flashdisk
Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk mengungkap motif dan asal senjata api yang digunakan dalam insiden tragis ini.
