Pria Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Tempat Biliar di Jakbar
Pria Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Tempat Biliar

Jakarta - Seorang pria berinisial DM (29) kehilangan nyawanya setelah menjadi korban pengeroyokan dan dilempar dari lantai dua sebuah tempat biliar di Weston, Grogol, Jakarta Barat. Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu (10/5) dini hari. Dalam perkara ini, aparat kepolisian telah mengamankan tiga orang pelaku.

Kronologi Kejadian

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, mengungkapkan bahwa insiden berawal ketika korban dan para pelaku terlibat konflik saat sedang mengonsumsi minuman beralkohol. Menurut keterangannya, pertengkaran terjadi di area tangga tempat biliar tersebut.

"Korban dan para pelaku sempat konflik ketika mengonsumsi miras. Kemudian turun ke tangga, korban ini sempat memiting teman dari pelaku. Tidak terima temannya dipiting pada saat di tangga, temannya berusaha membantu temannya yang sedang dipiting," jelas Alex kepada wartawan pada Jumat (12/6).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Proses Pengeroyokan dan Pelemparan

Berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku dengan sengaja melemparkan korban dari lantai dua gedung tersebut. Alex menambahkan, "Di situ terjadi pengeroyokan, kemudian saksi menerangkan kemudian memecahkan kaca kemudian dia mendorong korban hingga terjatuh." Setelah kejadian, korban segera dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi koma. Namun, nyawanya tidak tertolong setelah menjalani perawatan selama empat hari.

Penangkapan Pelaku

Pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan. Hingga saat ini, tiga orang pelaku berinisial NA, AE, dan MLS telah ditangkap. Dua di antaranya diketahui masih di bawah umur. "Pelaku ditangkap di daerah Jakarta Barat dan Rangkasbitung, Banten. Adapun satu diserahkan dari pihak keluarganya," ucap Alex.

Pemburuan Pelaku Lain

Meski tiga pelaku telah diamankan, polisi masih memburu lima pelaku lainnya. Termasuk di antaranya pelaku utama yang mendorong korban hingga jatuh dari lantai dua. "Jadi di antara delapan pelaku yang sudah kita identifikasi, tiga pelaku ini merupakan pelaku pengeroyokan yang memukul ya, memukul korban. Tapi bukan pelaku yang mendorong korban hingga jatuh dari lantai dua. Saat ini kami masih mencari pelaku tersebut," ujar Alex.

Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga