Polda Jatim Kejar Terduga Pelaku Pembunuhan Sekdin Bangkalan
Polda Jatim Kejar Pelaku Pembunuhan Sekdin Bangkalan

Polda Jawa Timur (Jatim) tengah melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku pembunuhan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Pemerintah Kabupaten Bangkalan berinisial RYS (51). Korban ditemukan tewas di dalam mobil dinas di area parkir Terminal 1 Bandara Internasional Juanda.

Polda Jatim Bantu Pengejaran

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan pihaknya membantu Polresta Sidoarjo dalam pengejaran terduga pelaku yang diduga melarikan diri ke sejumlah kota. "Benar, kami back up penuh kasus itu. Sudah kami bagi anggota menjadi beberapa tim untuk melakukan pengejaran terduga pelaku di sejumlah kota," kata Jumhur, Senin (5/7).

Jumhur menjelaskan, salah satu tim bergerak ke arah barat. Namun, kepolisian belum dapat mengungkap secara rinci lokasi sasaran operasi demi kepentingan penyidikan. "Iya arah barat. Nanti kita akan beritahu lagi kalau hasil ya," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Keluarga Sambut Baik Langkah Polda

Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, mengatakan keluarga menyambut baik langkah Polda Jatim yang turun langsung membantu proses pengejaran pelaku.

Penyelidikan Polresta Sidoarjo

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Siko Sesaria Putra menyebut hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan. Namun, pihaknya belum membeberkan detail perkembangan penyidikan. "Masih lidik, nanti diinformasikan kalau sudah rilis resmi," katanya.

Temuan Forensik

RYS (51) ditemukan tak bernyawa secara misterius pada Rabu (24/6). Dugaan pembunuhan menguat setelah tim forensik Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong menemukan indikasi kekerasan pada tubuh korban. Pemeriksaan luar menunjukkan adanya luka robek pada kuping telinga kiri akibat benturan benda tumpul. Selain itu, dokter forensik juga menemukan pelebaran pembuluh darah pada kelopak mata dan kebiruan pada bibir yang lazim dijumpai pada korban meninggal akibat mati lemas atau asfiksia. Pemeriksaan organ dalam turut memperlihatkan perubahan warna pada lidah, epiglotis, saluran napas bagian atas, hingga dinding lambung.

Kendati demikian, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan karena kondisi pembusukan lanjut pada organ tubuh korban. Saat ini, kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi Laboratorium Forensik Polda Jatim terhadap sampel ginjal, lambung beserta isinya, serta kuku jari korban.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga