Ibu di Tangerang Jual Anak karena Terlilit Utang Bank Emok, Nikah Siri Modus
Ibu di Tangerang Jual Anak karena Utang Bank Emok

Seorang bocah perempuan berusia 12 tahun di Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi korban perdagangan anak yang dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri, berinisial N (36). N menjual anaknya kepada pria berinisial D (46) dengan modus menikahkan secara siri. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengungkapkan bahwa pernikahan siri antara korban dan D terjadi pada Januari 2026. Dari pernikahan tersebut, N menerima uang sebesar Rp 14,5 juta dari D.

Motif di Balik Tindakan Tersangka N

Motif ibu korban menjual anak kandungnya adalah karena terlilit utang terhadap bank emok atau bank keliling. "Ibu kandung anak korban melakukan hal seperti itu karena terlilit utang bank keliling," ujar Indra, Jumat (26/6/2026). Karena tidak mampu membayar utang, N nekat menjual anaknya kepada temannya, D.

Kronologi Kasus: Bukan Kali Pertama

Indra menjelaskan bahwa sebelum dinikahkan pada Januari 2026, korban pernah dijual oleh ibunya pada September 2025. Saat itu, korban dibawa bertemu dengan D dan ditinggalkan. "Ibu korban meninggalkan korban bersama D. Sebelum meninggalkan anaknya, ibu korban diberi uang oleh D sebesar satu juta rupiah," kata Indra. Pada saat itulah korban diduga mengalami kekerasan seksual oleh D. Beberapa waktu kemudian, ibu korban kembali menjemput korban dan kembali menerima uang Rp 1 juta dari D.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pengungkapan Kasus

Kasus ini terungkap pada Juni 2026 saat korban bercerita kepada ayah kandungnya, yang sudah bercerai dengan N. Sang ayah kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Tangerang. "Kami kemudian melakukan serangkaian penyelidikan lalu menetapkan D dan ibu korban sebagai tersangka," ujar Indra. Kedua tersangka dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga