Cucu Mpok Nori Tewas Diduga Dibunuh Mantan Suami Siri di Kontrakan Jakarta Timur
Dewhinta Anggary (37), cucu dari seniman Betawi legendaris Mpok Nori, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakannya yang berlokasi di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada hari Sabtu tanggal 21 Maret 2026. Kejadian tragis ini diduga kuat merupakan tindak kejahatan pembunuhan yang dilakukan oleh mantan suami sirinya, seorang warga negara asing berinisial FD (49).
Kronologi Penemuan Korban
Saat ditemukan oleh pihak yang berwenang, kondisi Dewhinta Anggary sudah tidak bernyawa. Ia terbaring di dalam kamar kontrakannya dengan luka-luka yang terlihat jelas pada bagian leher. Temuan ini langsung memicu penyelidikan mendalam dari kepolisian setempat untuk mengungkap motif dan pelaku di balik kematiannya.
Hubungan dengan Terduga Pelaku
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, korban diketahui telah menjalin hubungan asmara dengan terduga pelaku FD sejak tahun 2019. Hubungan mereka kemudian berlanjut ke pernikahan siri, tanpa melalui proses pencatatan resmi. FD merupakan warga negara asing yang dikenali Dewhinta saat ia bekerja di luar negeri, menambah kompleksitas kasus ini karena melibatkan unsur kewarganegaraan.
Diduga sebagai Korban Pembunuhan
Penyelidikan sementara mengarah pada dugaan kuat bahwa Dewhinta Anggary menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh FD, yang statusnya sebagai mantan suami siri. Polisi sedang mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi untuk memastikan kronologi kejadian serta alasan di balik tindakan keji tersebut. Kasus ini menyoroti pentingnya perlindungan hukum dalam hubungan pernikahan, termasuk pernikahan siri yang seringkali rentan terhadap konflik.
Dampak dan Reaksi Keluarga
Keluarga Mpok Nori, termasuk kerabat dekat Dewhinta, dilaporkan sedang berduka atas kehilangan ini. Mereka berharap proses hukum dapat berjalan transparan dan adil untuk mengungkap kebenaran di balik kematian Dewhinta. Kasus ini juga mengingatkan masyarakat akan risiko dalam hubungan yang tidak tercatat secara resmi, serta pentingnya kesadaran akan keamanan pribadi.
Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menangkap terduga pelaku FD dan mengungkap seluruh fakta yang melatarbelakangi tragedi ini. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi kebenarannya.



