Prabowo Berduka Tiga Polisi Gugur Saat Tangkap Bandar Narkoba di Kalteng
Prabowo Berduka Polisi Gugur Tangkap Bandar Narkoba

Presiden Prabowo Sampaikan Duka Cita

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya tiga anggota Polri saat menjalankan operasi penangkapan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kalimantan Tengah. Hal ini disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada acara peluncuran Biosolar B50 di Rest Area KM 57, Karawang, Jawa Barat, Kamis (8/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo menekankan komitmen pemerintah untuk memberantas korupsi, penyelundupan, narkotika, dan judi online. Ia mengaku telah melihat kemajuan signifikan dalam penindakan tersebut. "Ya, kita harus hentikan korupsi, harus kita hentikan penyelundupan, harus kita hentikan narkotika, harus kita hentikan judol yang sebenarnya sudah banyak kemajuan. Saya dapat laporan judol dalam satu tahun sangat menurun," kata Prabowo.

Ucapan Belasungkawa untuk Polisi yang Gugur

Prabowo kemudian menyinggung soal pemberantasan narkoba dan menyampaikan duka cita terhadap gugurnya tiga polisi di Kalteng. "Saya juga menyampaikan belasungkawa kepada kepolisian yang anggotanya gugur karena mengadakan pembersihan di sebuah kampung di Kalimantan," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Mereka hilang nyawa oleh mereka-mereka yang mungkin melindungi atau terlibat proses pembuatan atau penyebaran narkoba," lanjut Prabowo.

Tragedi Berdarah di Katingan

Sebelumnya diberitakan, tragedi berdarah merenggut nyawa tiga anggota Polri, yakni Ipda Anumerta Sumariyanto, Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra, dan Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana. Setelah seluruh korban berhasil ditemukan, fokus penanganan kini sepenuhnya diarahkan pada penegakan hukum terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam insiden yang mengguncang Kabupaten Katingan itu.

Anggota DPR RI, Sahroni, juga mendesak aparat untuk mengejar bandar narkoba yang bertanggung jawab atas gugurnya tiga polisi tersebut. "Kejar bandar yang membuat tiga polisi gugur di Katingan. Mereka sangat berbahaya," tegas Sahroni.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga