PPATK Ungkap 5 Kecamatan dengan Pemain Judi Online Terbanyak di Indonesia
PPATK Ungkap 5 Kecamatan dengan Pemain Judol Terbanyak

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan data lima kecamatan dengan jumlah pemain judi online terbanyak di Indonesia. Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, menjadi wilayah dengan jumlah pemain tertinggi, mencapai 21.497 orang.

Lima Kecamatan dengan Pemain Judi Online Terbanyak

Berdasarkan data yang diunggah melalui akun Instagram resmi @ppatk_indonesia pada Rabu (24/6/2026), berikut adalah lima kecamatan dengan konsentrasi pemain judi online tertinggi:

  • Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat: 21.497 pemain
  • Kecamatan Cakung, Jakarta Timur: 14.664 pemain
  • Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara: 13.769 pemain
  • Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan: 9.948 pemain
  • Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi: 7.793 pemain

Menurut PPATK, temuan ini menunjukkan bahwa judi online bukan lagi fenomena abstrak, melainkan nyata dan hadir di berbagai lingkungan masyarakat, mulai dari tempat tinggal, sekolah, kampus, tempat kerja, hingga komunitas. "Pemetaan hingga tingkat kecamatan memperlihatkan adanya titik-titik dengan konsentrasi pemain judi online yang jauh lebih tinggi dibanding wilayah lain," demikian pernyataan PPATK dalam infografiknya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kabupaten Bogor Wilayah dengan Pemain Terbanyak di Jabodetabek

Secara lebih luas, PPATK juga mencatat bahwa kawasan Jabodetabek telah membentuk klaster aktivitas judi online nasional. Dari 10 wilayah dengan jumlah pemain terbanyak, empat berada di DKI Jakarta, empat di Jawa Barat, dan dua di Banten. Kabupaten Bogor menempati posisi pertama dengan jumlah pemain mencapai 103.092 orang. Disusul Jakarta Barat dengan 89.320 pemain, Jakarta Timur dengan 81.750 pemain, dan Kota Bandung dengan 80.549 pemain.

PPATK mengingatkan bahwa semakin mudahnya akses terhadap judi online membuat risiko penyebarannya di masyarakat semakin luas. Data tersebut dipublikasikan sebagai bagian dari edukasi publik mengenai sebaran dan dampak praktik judi online di Indonesia. "Data ini diharapkan dapat menjadi alarm bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap bahaya judi online," tambah pernyataan PPATK.

Dengan adanya pemetaan hingga tingkat kecamatan, diharapkan upaya pencegahan dan penindakan dapat lebih tepat sasaran. PPATK terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberantas praktik judi online yang meresahkan masyarakat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga