Polres Bogor Bongkar 74 Kasus Narkoba, Sita 3 Kg Sabu dan 1.193 Pil Ekstasi
Polres Bogor Bongkar 74 Kasus Narkoba, Sita 3 Kg Sabu

Polres Bogor berhasil mengungkap 74 kasus peredaran narkoba selama tiga bulan terakhir, dengan mengamankan 95 orang tersangka. Barang bukti yang disita antara lain 3 kilogram sabu, 1.193 butir pil ekstasi, 1.068.900 butir obat keras tertentu (OKT), 65 buah pods getar, dan 70 bungkus Happy Water.

Rincian Kasus dan Tersangka

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto dalam jumpa pers pada Senin (20/7/2026) menjelaskan bahwa dari total 95 tersangka, 91 di antaranya laki-laki dan 4 perempuan. Dari 74 kasus yang dibongkar, 41 kasus terkait narkoba jenis sabu, 6 kasus ganja, 11 kasus ganja sintesis, 13 kasus peredaran OKT, 3 kasus etomidate (pods getar dan Happy Water), serta 1 kasus ekstasi.

Pengungkapan Kasus Etomidate dan Ekstasi

Wikha menyoroti temuan baru berupa etomidate, narkoba cair yang diisap menggunakan rokok elektrik. Dalam tiga bulan terakhir, polisi menemukan tiga kasus peredaran etomidate dengan barang bukti 65 cartridge dan 70 bungkus Happy Water. Selain itu, satu kasus ekstasi berhasil diungkap dengan sitaan 1.193 butir pil.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Apresiasi Bupati Bogor

Bupati Bogor Rudy Susmanto yang hadir dalam pengungkapan kasus tersebut memberikan apresiasi kepada Polres Bogor. "Saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Bogor dan jajaran. Obat-obatan terlarang jumlahnya ratusan ribu butir, termasuk sabu, ganja dan lainnya. Kami mengucapkan apresiasi karena barang-barang ini tidak sampai kepada orang-orang yang kita sayangi. Kapolres luar biasa dari beberapa bulan berjalan, waktu ramai Tramadol sampai saat ini tidak berhenti melakukan pemberantasan obat-obat terlarang di Kabupaten Bogor," ujar Rudy.

Kehadiran Forkopimda

Pengungkapan kasus ini dihadiri oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Ade Ruhendi, Dandim 0621 Bogor Letkol Infantri Rizal Dwijayanto, Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Maulana Yusuf Bakhtiar, serta sejumlah pimpinan Forkopimda Kabupaten Bogor.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga