Polda Metro Jaya bersama jajaran polres berhasil mengungkap lebih dari 3.800 kasus narkoba sepanjang tahun 2026, dengan total 5.000 tersangka ditangkap. Dari pengungkapan tersebut, delapan tersangka terkait kasus laboratorium rahasia (clandestine lab) pembuatan vape yang mengandung zat etomidate berhasil diamankan.
Dalam operasi tersebut, petugas menyita 2.807 cartridge vape, 3,2 kilogram serbuk etomidate, dan 27.730 mililiter etomidate cair. Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (26/6/2026), menyatakan bahwa bahan baku tersebut cukup untuk memproduksi kurang lebih 450.000 cartridge vape.
Apartemen Disamarkan Sebagai Pabrik Vape Narkoba
Para pelaku menggunakan apartemen sebagai tempat produksi dan penyimpanan prekursor narkotika. Modus operandi ini dilakukan untuk menghindari kecurigaan dari warga sekitar. Kombes Ahmad David menjelaskan bahwa apartemen dipilih karena hunian eksklusif membuat aktivitas tidak mencolok. "Mengapa? Karena di apartemen itu tidak ada kecurigaan dari warga sebelahan, karena sibuk dengan kegiatan sehari-harinya masing-masing," tambahnya.
Fenomena vape narkoba kini menjadi tren di kalangan anak muda dan remaja. Bentuknya yang disamarkan seperti rokok elektrik membuatnya diminati. "Narkotika golongan II jenis etomidate ini saat ini merupakan fenomena yang sangat digandrungi oleh remaja perkotaan, khususnya pecandu atau pemakai narkoba. Karena memang penggunaannya mudah, tidak terlihat, dapat disamarkan sebagaimana juga penggunaan rokok-rokok elektrik lainnya," tutur Kombes David. Ia menambahkan bahwa etomidate berkembang lebih pesat di perkotaan.
Total Tersangka dan Barang Bukti Narkoba
Sepanjang Januari hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya menangkap 5.196 tersangka kasus narkoba. Dari jumlah tersebut, 19 orang berperan sebagai produsen, 1.914 orang sebagai pengedar, dan 3.263 orang sebagai pengguna. Kombes David menjelaskan bahwa terhadap pengguna diterapkan restorative justice berupa rehabilitasi medis dan sosial, sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Pasal 54.
Dari 5.196 tersangka, 4.739 orang adalah laki-laki, 457 orang perempuan, 16 orang anak-anak, dan 39 orang warga negara asing (WNA) dari 15 negara. Barang bukti yang disita meliputi total 17,45 ton narkoba, antara lain 53.709.892 butir obat keras, 2,87 ton prekursor karisoprodol, 314 ribu pil karisoprodol, 355,69 kilogram ganja, 197,5 kilogram sabu, 16.956 cartridge vape, dan 33,88 kilogram serbuk etomidate.
Selain itu, petugas menyita 19,78 kilogram serbuk ekstasi, 29.289 butir pil ekstasi, 16,80 kilogram ketamin, 10,66 kilogram tembakau sintetis (gorila), 5,37 kilogram happy water, 5,29 kilogram cairan bibit sintetis, 2,66 kilogram cairan THC, 5.208 butir happy five, 1,08 kilogram kokain, dan 306,91 gram cairan MDMB-INACA.
Komitmen Polda Metro Berantas Narkoba
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen melakukan penegakan hukum untuk memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. Langkah ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden.



