Otoritas keamanan Meksiko telah meningkatkan pengamanan secara signifikan di berbagai wilayahnya menyusul tewasnya gembong narkoba terkemuka Nemesio Ruben Oseguera Cervantes, yang lebih dikenal sebagai "El Mencho". Pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) ini tewas dalam operasi militer yang dilakukan di daerah Tapalpa, Jalisco, pada hari Minggu (22/2) waktu setempat.
Peringatan Keamanan dari Amerika Serikat
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dengan cepat merespons perkembangan ini dengan mengeluarkan peringatan keamanan resmi yang ditujukan kepada warga negara AS yang berada di Meksiko. Dalam pernyataannya, pemerintah AS secara tegas mengimbau warganya untuk segera berlindung di tempat dan menghindari perjalanan yang tidak perlu hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.
"Karena operasi keamanan yang sedang berlangsung dan sejumlah pemblokiran jalan, serta aktivitas kriminal terkait, warga AS di lokasi-lokasi yang disebutkan harus berlindung di tempat hingga pemberitahuan lebih lanjut," demikian bunyi peringatan resmi yang dikutip dari USA Today pada Senin (23/2/2026).
Wilayah-Wilayah yang Terdampak
Departemen Luar Negeri AS secara spesifik menyebutkan beberapa wilayah yang harus dihindari oleh warga negaranya, termasuk:
- Negara bagian Jalisco, mencakup Puerto Vallarta, Chapala, dan Guadalajara
- Negara bagian Tamaulipas, termasuk Reynosa dan kota-kota sekitarnya
- Beberapa area di negara bagian Michoacan, Guerrero, dan Nueva Leon
Gelombang Kekerasan Pasca Kematian El Mencho
Kematian bos kartel berusia 60 tahun ini telah memicu gelombang kekerasan yang meluas di beberapa wilayah Meksiko, terutama di Jalisco dan daerah sekitarnya. Laporan-laporan menyebutkan adanya mobil-mobil yang dibakar serta pria-pria bersenjata yang memblokir jalan raya di berbagai negara bagian.
Merespons situasi yang semakin memanas, Gubernur Jalisco Pablo Lemus Navarro telah menetapkan keadaan darurat dengan status "kode merah". Langkah-langkah darurat yang diambil termasuk penangguhan sementara layanan transportasi umum dan seruan kepada warga untuk tetap berada di dalam rumah demi keselamatan.
Rekomendasi Keamanan untuk Warga AS
Dalam peringatan keamanannya, Departemen Luar Negeri AS memberikan beberapa rekomendasi penting bagi warganya yang berada di Meksiko:
- Selalu waspada terhadap lingkungan sekitar dan situasi yang berkembang
- Menghindari keramaian dan perkumpulan massa
- Mencari tempat berlindung yang aman dan meminimalkan pergerakan tidak perlu
- Memantau media lokal untuk informasi perkembangan terbaru
- Mematuhi semua arahan dari otoritas berwenang Meksiko
Profil El Mencho dan Kartel CJNG
Nemesio Ruben Oseguera Cervantes, yang dikenal sebagai El Mencho, adalah mantan polisi yang menjadi pemimpin misterius Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG). Organisasi kriminal internasional ini secara luas dianggap sebagai salah satu kartel narkoba paling kuat yang beroperasi di Meksiko.
El Mencho mengalami luka-luka selama penggerebekan militer di Tapalpa, Jalisco, dan meninggal dunia saat sedang diterbangkan ke Mexico City untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Kematiannya dikonfirmasi secara resmi oleh Kementerian Pertahanan Nasional Meksiko.
Yang menarik perhatian, El Mencho telah berhasil menghindari penangkapan selama bertahun-tahun meskipun pemerintah Amerika Serikat menawarkan imbalan hingga US$ 15 juta atau setara dengan Rp 252,4 miliar bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi yang mengarah pada penangkapannya.
Keterlibatan Amerika Serikat dalam Operasi
Laporan eksklusif dari Reuters mengungkapkan bahwa Satuan Tugas Gabungan Antarlembaga-Penangkal Kartel turut berperan dalam operasi militer yang menewaskan El Mencho. Satuan tugas khusus ini melibatkan beberapa lembaga pemerintah AS dan dipimpin oleh militer Amerika Serikat.
Menurut informasi yang diperoleh, satuan tugas yang berspesialisasi dalam pengumpulan intelijen tentang kartel narkoba tersebut telah menyusun kumpulan target terperinci untuk El Mencho dan memberikan informasi penting ini kepada pemerintah Meksiko untuk mendukung operasi penegakan hukum mereka.
Situasi keamanan di Meksiko saat ini masih terus dipantau secara ketat oleh otoritas setempat maupun pemerintah internasional, dengan harapan dapat segera kembali normal setelah gelombang kekerasan ini mereda.