25 Kilogram Kokain Diduga Selundupan dari Kolombia Ditemukan di Pantai Selayar
Sebuah temuan mengejutkan terjadi di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Warga setempat melaporkan penemuan 25 kilogram kokain yang diduga merupakan barang selundupan dari Kolombia. Temuan ini menambah daftar kasus penyelundupan narkoba internasional yang masuk ke wilayah Indonesia.
Lokasi Penemuan di Dua Kecamatan
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, penemuan kokain tersebut terjadi di dua lokasi terpisah. Sebanyak 5 kilogram kokain pertama kali ditemukan oleh nelayan di Kecamatan Bontosikuyu. Sementara itu, 20 kilogram kokain lainnya ditemukan di wilayah Kecamatan Bontomanai.
Kasubsie Humas Polres Selayar, Aipda Suardi Andre, menjelaskan bahwa di sekitar lokasi penemuan barang haram tersebut, terdapat sepatu-sepatu impor yang berasal dari Kolombia. "Yang jelas di sekitar barang itu, ditemukan sepatu-sepatu impor luar negeri dari Kolombia, ada tulisannya Kolombia. Pengakuan masyarakat setempat, memang ada yang mendapatkan sepatu-sepatu itu, dan dijual Rp 200 ribu," ujar Suardi seperti dilansir dari detiksulsel, Sabtu (14/3/2026).
Diduga Diselundupkan dengan Modus Sepatu Bekas
Polisi menduga kuat bahwa kokain tersebut diselundupkan menggunakan modus penyamaran dalam sepatu bekas. Aipda Suardi Andre menambahkan, "Jadi kemungkinan dia diselundupkan misalnya dengan sepatu bekas, isinya kokain. Tapi mungkin dia kecelakaan di laut atau apa, cuma kita kan enggak bisa (faktakan)."
Proses penyerahan barang bukti telah dilakukan secara bertahap. Kokain seberat 5 kilogram yang ditemukan di Bontosikuyu langsung dilaporkan nelayan kepada Polres Selayar. Sedangkan 20 kilogram kokain dari Bontomanai dilaporkan ke Kodim Selayar terlebih dahulu, kemudian dikoordinasikan dan diserahkan ke Polres Selayar. "Sudah diserahkan semua (ke Polres Selayar), Pak Dandim serahkan sekitar (tadi malam) jam 10 malam," jelas Suardi.
Penyelidikan Masih Berlangsung Intensif
Hingga saat ini, kasus penemuan 25 kilogram kokain ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Polisi juga menduga bahwa paket narkoba tersebut berasal dari sumber yang sama, mengingat karakteristik dan lokasi penemuannya yang berdekatan.
Temuan ini mengingatkan kembali pada bahaya penyelundupan narkoba internasional yang kerap menggunakan jalur laut. Kepolisian Resor Selayar terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan di balik penyelundupan kokain dalam jumlah besar ini serta modus operandi yang digunakan.
