Pemudik Rasakan Efektivitas Rekayasa Lalu Lintas One Way dan Contraflow
Para pemudik mengapresiasi penerapan rekayasa lalu lintas seperti one way dan contraflow oleh Korps Lalu Lintas Polri selama arus mudik Idulfitri 2026. Kebijakan ini dinilai efektif dalam mengurai kemacetan dan memperlancar perjalanan.
Testimoni Pemudik: Perjalanan Lebih Lancar
Sutrisno, salah satu pemudik, menyatakan bahwa kebijakan tersebut sangat membantu. "Menurut saya sangat membantu dan perjalanan juga lancar dan kemacetannya juga sedikit terurai, contraflow dan one way bagus," ujarnya kepada wartawan pada Sabtu (21/3/2026). Ia juga menekankan peran aktif polisi di lapangan, yang terlihat mengatur arus lalu lintas hingga di rest area.
Rico Ferdiansyah, pemudik asal Pandeglang yang menuju Yogyakarta, turut mengapresiasi kehadiran anggota polisi lalu lintas. "Kehadiran anggota polisi lalu lintas sangat membantu untuk mengurai kemacetan dan di sisi lain kalau kita ada apa-apa kita bisa langsung ke petugas," ungkapnya. Rico juga memanfaatkan pos pelayanan untuk beristirahat, menyebut fasilitas itu ramah dan membantu pemudik yang kelelahan.
Kondisi Lalu Lintas Tetap Terkendali
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, memastikan bahwa mobilitas selama hari raya Idulfitri tetap tinggi namun terkendali. "Update terakhir lalu lintas, baik yang berada di jalan tol dan di arteri, terkendali. Hari Lebaran, memang aktivitas mobilitas cukup tinggi, khususnya di Japek (Jakarta-Cikampek) yang mengarah ke KM 70," katanya di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Bekasi.
Agus menjelaskan bahwa kenaikan arus lalu lintas di Tol Trans Jawa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, sehingga rekayasa lalu lintas di tol Japek diperlukan untuk kelancaran. "Kami lakukan rekayasa lalu lintas agar supaya kendaraan yang dari Jakarta yang menuju ke Trans Jawa ini lebih lancar," jelasnya.
Penurunan Angka Kecelakaan
Dalam hal keamanan dan keselamatan, Agus melaporkan bahwa kondisi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) pada hari Lebaran juga terkendali, tanpa peristiwa menonjol. Terkait situasi kamseltibcarlantas, ia menyebutkan penurunan signifikan dalam angka kecelakaan.
"Peristiwa kecelakaan yang berkaitan dengan fatalitas korban meninggal dunia turun 27 persen dibandingkan hari ke-8 Operasi Ketupat 2025. Sementara itu, untuk peristiwa kecelakaan sendiri juga turun 3,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya," ujarnya. Ia berharap kondisi ini dapat dipertahankan hingga arus balik.
Apresiasi kepada Pemerintah dan Polri
Rico Ferdiansyah menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan kepolisian atas pengamanan mudik tahun ini yang terasa lebih baik. "Terima kasih kepada Presiden Prabowo dan seluruh anggota Kepolisian Republik Indonesia telah bertugas membantu perjalanan kita selama arus mudik dan balik," katanya. Hal ini mencerminkan kepuasan pemudik terhadap upaya bersama dalam menciptakan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.



