Korlantas Polri Berlakukan One Way Nasional di Tol Trans Jawa untuk Mudik Lebaran 2026
One Way Nasional Berlaku di Tol Trans Jawa untuk Mudik 2026

Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional untuk Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran 2026

Korlantas Polri resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas one way nasional pada arus mudik Lebaran 2026 di sepanjang Tol Trans Jawa. Kebijakan ini mulai berlaku pada Rabu, 18 Maret 2026 pukul 12.00 WIB, mencakup ruas dari Kilometer 70 hingga Kilometer 414.

Skema One Way Nasional untuk Kelancaran Arus Mudik

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa penerapan one way ini bertujuan mengurai lonjakan kendaraan yang memadati jalur tol dan arteri. Sebelumnya, contraflow dan one way tahap awal telah diterapkan dari Km 70 sampai Km 263. "Dari kilometer 70 hingga kilometer 414 yang rencana akan kami flag off pada hari ini jam 12.00 di kilometer 70," ujar Agus dalam konferensi pers.

Kebijakan ini diambil berdasarkan:

  • Pantauan visual CCTV dan laporan petugas di lapangan.
  • Prediksi peningkatan lalu lintas selama periode arus balik Idul Fitri 1444 H.
  • Data volume kendaraan yang meningkat dari arah Timur menuju Jakarta.

Angka Kecelakaan Turun Signifikan Meski Arus Padat

Meskipun arus kendaraan membludak, data sementara menunjukkan penurunan fatalitas korban kecelakaan sekitar 40,1% dibanding periode mudik tahun sebelumnya. Agus menegaskan bahwa kondisi kamseltibcarlantas tetap terkendali tanpa kejadian menonjol. Lima klaster pengamanan—meliputi jalan tol, arteri, tempat ibadah, pelabuhan, dan lokasi wisata—diawasi ketat untuk memastikan keamanan pemudik.

Imbauan untuk Pemudik dan Jaminan Keamanan

Agus mengingatkan para pemudik agar mematuhi aturan lalu lintas dan tidak tergesa-gesa selama perjalanan. "Polri akan hadir di lapangan memastikan semua perjalanan, baik berangkat mudik sampai tujuan dan kembalinya balik nanti tentunya kami menjamin aman dan selamat," tandasnya. Penerapan one way nasional ini tidak berlaku sepanjang hari, melainkan disesuaikan dengan puncak arus mudik untuk optimasi kelancaran.

Dengan skema ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih lancar dan aman, mengurangi risiko kemacetan serta kecelakaan di jalur utama seperti Tol Trans Jawa.