Kondisi Arus Mudik di Pelabuhan Gilimanuk Sudah Kondusif Menurut Kakorlantas
Kondisi Gilimanuk Sudah Kondusif Menurut Kakorlantas

Kondisi Arus Mudik di Pelabuhan Gilimanuk Sudah Kondusif Menurut Kakorlantas

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa situasi di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, kini telah kondusif setelah sebelumnya terjadi antrean panjang pemudik. Pernyataan ini disampaikan saat inspeksi di KM 57 A ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Senin (16/3/2026) malam.

Kolaborasi Antar Pihak Berhasil Atasi Kepadatan

Irjen Agus menegaskan bahwa penanganan dari berbagai stakeholder telah membuahkan hasil. "Peristiwa di Gilimanuk sudah selesai, jadi per malam ini sudah cukup kondusif. Kolaborasi kita dengan Kementerian Perhubungan, ASDP, dan KSOP sudah clear. Buffer zone-buffer zone juga sudah bagus," ujarnya. Hal ini menunjukkan upaya sinergi dalam mengurai kepadatan arus mudik yang sempat memicu antrean panjang.

Diketahui, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai pengelola layanan penyeberangan di Gilimanuk telah meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Sekretaris ASDP, Windy Andale, menyampaikan permohonan maaf tersebut melalui Antara pada Senin (16/3).

Operasi Ketupat 2026 Berjalan Lancar Tanpa Insiden Menonjol

Irjen Agus juga mengungkapkan bahwa dalam Operasi Ketupat 2026, tidak ada kecelakaan yang menonjol terjadi. "Tidak ada peristiwa yang menonjol, tidak ada kecelakaan yang menonjol," tegasnya. Selain itu, tingkat fatalitas akibat kecelakaan dilaporkan mengalami penurunan, menandakan keberhasilan dalam pengelolaan lalu lintas mudik.

Untuk mengatasi kepadatan, Dermaga III Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi, Jawa Timur, telah menerapkan pola penuh 'tiba bongkar berangkat' (TBB) bagi kapal perbantuan. Langkah ini bertujuan mempercepat arus penyeberangan dan mengurangi antrean di Gilimanuk.

Komitmen Polri dalam Menjamin Kelancaran Mudik

Irjen Agus menekankan bahwa Polri harus terus hadir di lapangan untuk memastikan kelancaran mudik tahun 2026. "Tugas itu adalah kehormatan, kita tidak boleh lelah dan tidak boleh capek. Kita harus hadir di lapangan dan kelola betul karena ini amanah yang diberikan kepada semua stakeholder. Negara harus hadir menjamin rangkaian kegiatan Operasi Ketupat," ucapnya. Pernyataan ini mencerminkan komitmen tinggi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pemudik.

Dengan upaya kolaboratif dan pengawasan ketat, kondisi di Pelabuhan Gilimanuk kini telah stabil, memungkinkan arus mudik berjalan lebih lancar. Hal ini menjadi kabar baik bagi jutaan pemudik yang melakukan perjalanan selama musim mudik tahun ini.