Jasa Marga telah menerapkan rekayasa lalu lintas di ruas jalan Tol Dalam Kota pada pagi hari ini. Sistem contraflow diberlakukan di sepanjang ruas Tol Halim hingga Tol Senayan, sebagai upaya untuk mengatasi kepadatan arus kendaraan.
Informasi Resmi dari Jasa Marga
Melalui akun X (Twitter) resminya, Jasa Marga mengumumkan bahwa contraflow mulai berlaku pada Selasa, 31 Maret 2026, sejak pukul 06.18 WIB. Penerapan ini mencakup area dari Km 01+300 Tol Halim sampai dengan Km 08+100 Tol Senayan.
"06.18 WIB #Tol_DalamKota Setelah GT Halim 3 KM 01+300 - Senayan KM 08+100 DIBERLAKUKAN LAJUR CONTRAFLOW/kanan, harap tertib di antrean," tulis Jasa Marga dalam postingannya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas dan mengurangi kemacetan di jalur tersebut.
Contraflow di Tol Jagorawi
Selain di Tol Dalam Kota, contraflow juga diterapkan di ruas Tol Jagorawi. Rekayasa ini berlaku dari Cipayung KM 08+800 hingga Cimanggis KM 17+200, dengan waktu mulai pukul 06.00 WIB.
"06.00 WIB #Tol_Jagorawi Cimanggis KM 17+200 - Cipayung KM 08+800 DIBERLAKUKAN LAJUR CONTRAFLOW/kanan, harap tertib di antrean," jelas Jasa Marga. Langkah ini diharapkan dapat meredam kemacetan yang sering terjadi di kawasan tersebut, terutama pada jam sibuk pagi hari.
Imbauan dari TMC Polda Metro Jaya
Berdasarkan keterangan dari akun resmi X TMC Polda Metro Jaya, contraflow di Tol Dalam Kota dari Halim menuju Senayan dibuka mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Pihak kepolisian mengimbau para pengendara untuk menjaga jarak dan kecepatan kendaraan mereka selama melintas.
"06.02 Contraflow Tol Dalam Kota, Halim arah Senayan sudah dibuka mulai pukul 06.00 s/d 09.00 WIB silakan bagi pengendara yang akan melintas jaga jarak kecepatan kendaraan anda," tulis TMC Polda Metro Jaya. Imbauan ini penting untuk keselamatan dan kenyamanan bersama di jalan tol.
Dampak dan Harapan
Penerapan contraflow ini merupakan bagian dari strategi rekayasa lalu lintas yang rutin dilakukan oleh Jasa Marga dan pihak berwenang. Dengan langkah ini, diharapkan arus kendaraan dapat lebih teratur dan mengurangi waktu tempuh bagi pengguna jalan.
Pengendara disarankan untuk selalu mematuhi peraturan dan informasi terkini dari Jasa Marga serta TMC Polda Metro Jaya untuk menghindari gangguan selama perjalanan. Rekayasa lalu lintas seperti ini sering kali diperlukan untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan, terutama di hari-hari tertentu.



