H+1 Lebaran 2026: Arus Lalu Lintas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Melonjak Tajam
Arus Lalu Lintas Tol Jabodetabek dan Jabar Melonjak di H+1 Lebaran 2026

H+1 Lebaran 2026: Arus Lalu Lintas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Melonjak Tajam

Peningkatan volume lalu lintas yang signifikan tercatat di sejumlah ruas tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat pada H+1 Lebaran, tepatnya tanggal 22 Maret 2026. Lonjakan ini menandai dimulainya arus mudik dan wisata pasca-Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Data Peningkatan Volume Kendaraan

Berdasarkan data yang dirilis oleh Jasa Marga, total volume kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek menuju arah Merak dan Puncak Bogor melalui Gerbang Tol (GT) Cikupa dan GT Ciawi 1 mencapai angka 97.427 kendaraan. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 27,49 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang biasanya tercatat sekitar 76.419 kendaraan.

Rincian peningkatan di setiap gerbang tol adalah sebagai berikut:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Di GT Cikupa arah Merak, volume lalu lintas transaksi naik menjadi 46.754 kendaraan, meningkat 7,35 persen dari lalu lintas normal sebanyak 43.554 kendaraan.
  • Di GT Ciawi 1 arah Puncak Bogor, peningkatan lebih dramatis terjadi dengan volume mencapai 50.673 kendaraan, melonjak 54,19 persen dari lalu lintas normal sebanyak 32.865 kendaraan.

Widiyatmiko Nursejati, Senior General Manager JMT Regional Division, mengonfirmasi data ini melalui siaran pers pada Senin, 23 Maret 2026. Ia menyebutkan bahwa peningkatan signifikan ini terutama disebabkan oleh arus mudik dan kunjungan silaturahmi pasca-Lebaran.

Kondisi Lalu Lintas di Jawa Barat

Sementara itu, arus lalu lintas di wilayah Jawa Barat juga mengalami peningkatan yang cukup tinggi, khususnya menuju Bandung dan daerah sekitarnya seperti Rancaekek dan Garut.

Berikut adalah detail peningkatan volume kendaraan di Jawa Barat:

  1. Sebanyak 46.742 kendaraan melaju menuju wilayah Rancaekek, Garut, dan sekitarnya melalui GT Cileunyi, meningkat 42,66 persen dari lalu lintas normal sebanyak 32.764 kendaraan.
  2. Untuk arus balik, volume kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Cileunyi tercatat sebanyak 39.356 kendaraan, naik 18,76 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 33.140 kendaraan.
  3. Di GT Pasteur, Jalan Tol Padaleunyi, volume lalu lintas mencapai 38.820 kendaraan, meningkat 16,62 persen dari lalu lintas normal sebanyak 33.288 kendaraan.
  4. Kendaraan yang meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta melalui ruas tol yang sama tercatat sebanyak 35.619 kendaraan, naik 2,06 persen dari lalu lintas normal sebanyak 34.899 kendaraan.

Prediksi Arus Lalu Lintas hingga H+3 Lebaran

Jasa Marga memprediksi bahwa volume kendaraan di wilayah Jabodetabek dan Bandung masih akan tetap tinggi hingga H+3 Idulfitri 1447 H. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:

  • Meningkatnya arus lalu lintas untuk tujuan wisata dan silaturahmi.
  • Dimulainya arus balik menuju Jabodetabek dari berbagai daerah.

Widiyatmiko menegaskan, "Volume kendaraan diprediksi masih akan tinggi pada hari H+3 sebagai lalu lintas wisata dan silaturahmi, serta dimulainya arus balik menuju Jabodetabek." Oleh karena itu, para pemudik diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan kondisi kendaraan, kesiapan pengemudi, serta kecukupan bahan bakar dan saldo e-toll.

Peningkatan arus lalu lintas ini menjadi perhatian serius mengingat dampaknya terhadap kemacetan dan keselamatan berkendara. Masyarakat diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan matang untuk menghindari kepadatan yang berlebihan di jalan tol.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga