Arus Balik Lebaran Masih Dinamis, One Way Nasional Berpotensi Diperpanjang
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa kebijakan one way nasional pada arus balik Lebaran 2026 berpeluang diperpanjang. Hal ini bergantung pada kondisi kepadatan kendaraan yang masih tinggi di jalur utama, terutama dari arah Trans Jawa menuju Jakarta.
Pemantauan Digital dan Imbauan WFA
Agus mengungkapkan, keputusan perpanjangan akan didasarkan pada pemantauan volume kendaraan menggunakan teknologi digital dari udara. "Bisa juga besok pagi apabila traffic counting atau bangkitan arus dari arah Trans Jawa, baik dari Semarang menuju Jakarta, masih tinggi, kemungkinan untuk one way akan kami perpanjang," kata dia di Gerbang Tol Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/3/2026).
Dia juga mengimbau masyarakat untuk mengatur kepulangan dengan memanfaatkan work from anywhere (WFA) pada tanggal 26, 27, dan 28 Maret 2026. "Kami menyarankan agar bisa mengatur keberangkatannya," ungkap Agus, seperti dilansir dari Antara. Langkah ini diharapkan dapat mengurai kepadatan kendaraan selama periode arus balik.
Persiapan Infrastruktur oleh Jasa Marga
Sebelumnya, Wakil Direktur Sekretaris Korporat dan Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo, menginformasikan bahwa pihaknya telah menyiapkan puluhan gardu tol di Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) Karawang, Jawa Barat. Persiapan ini ditujukan untuk menghadapi lonjakan arus kendaraan akibat arus balik lebaran.
"Kami masih lihat situasional apakah menjadi 26 gardu karena one way nasional akan segera berlaku. Situasional dari 22 menjadi 26," kata Ria di Karawang, Selasa (24/3/2026). Selain itu, Jasa Marga juga menyiapkan 17 mobile reader untuk memperlancar transaksi di GT Cikatama dan mengoperasikan lima gardu tol di GT Cikampek Utama 8 yang disiagakan saat volume kendaraan meningkat.
Ria menambahkan, "Jadi setiap shift kami sudah menyiapkan 17 mobile reader ini memang yang berguna untuk menjemput bola ketika transaksinya sudah cukup panjang antriannya, nantinya pasti ada petugas kami yang siap di lapangan." Upaya ini dilakukan untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan mengurangi kemacetan selama puncak arus balik.
Dengan dinamika arus balik yang masih berlangsung, koordinasi antara Korlantas Polri dan Jasa Marga terus ditingkatkan. Masyarakat diharapkan tetap mematuhi aturan dan imbauan yang diberikan untuk keselamatan dan kenyamanan bersama.



