Riva Siahaan Bacakan Pledoi, Paparkan Kinerja Gemilang sebagai Dirut Pertamina Patra Niaga
Mantan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, telah menyampaikan nota pembelaan pribadi atau pledoi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada Kamis, 19 Februari 2026. Dalam pembelaannya, Riva secara rinci menguraikan perjalanan kariernya di lingkungan Pertamina serta berbagai pencapaian kinerja perusahaan selama masa kepemimpinannya.
Karier Panjang dan Prinsip Integritas
Riva Siahaan menjelaskan bahwa ia bergabung dengan Pertamina pada tahun 2008 dan meniti karier dari berbagai posisi operasional sebelum akhirnya dipercaya memimpin Pertamina Patra Niaga. Ia menegaskan bahwa sepanjang masa pengabdiannya, prinsip yang dipegang teguh adalah integritas serta upaya memberikan kinerja terbaik bagi perusahaan dan negara. "Pertamina Patra Niaga mencatat laba sebesar USD 1,639 miliar pada tahun 2023," ujar Riva dalam pledoinya.
Laba Tertinggi dan Kontribusi Dividen
Riva menilai bahwa keuntungan tersebut merupakan pencapaian tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Ia menambahkan bahwa sekitar 80 persen laba itu berasal dari Direktorat Pemasaran Pusat dan Niaga yang dipimpinnya bersama Maya Kusmaya. Selain itu, Riva juga menyoroti kontribusi perusahaan kepada negara melalui PT Pertamina (Persero). "Pertamina Patra Niaga telah menyetorkan dividen kepada negara sebesar Rp 1,6 triliun pada 2022, Rp 10,5 triliun pada 2023, dan Rp 7 triliun pada 2024," tuturnya.
Angka-angka ini, menurut Riva, menunjukkan bahwa kinerja perusahaan pada periode tersebut berada dalam kondisi yang sangat kuat dan berkontribusi nyata terhadap penerimaan negara. Ia menekankan bahwa seluruh capaian finansial ini telah diaudit oleh auditor eksternal serta diawasi oleh lembaga negara terkait.
Program Penugasan Pemerintah yang Dijalankan
Selain aspek finansial, Riva Siahaan juga menguraikan berbagai program penugasan pemerintah yang dijalankan perusahaan di bawah kepemimpinannya. Program-program tersebut meliputi:
- Pembangunan SPBU BBM Satu Harga di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
- Pengembangan SPBU Nelayan di berbagai daerah untuk mendukung sektor perikanan.
"Program-program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pemerataan energi dan penguatan sektor ekonomi masyarakat," ucap Riva. Ia memastikan bahwa seluruh kinerja ini dirancang untuk memberikan manfaat luas dan sesuai dengan mandat pemerintah.
Tujuan Pledoi dan Harapan ke Depan
Riva menandaskan bahwa pledoi ini tidak dimaksudkan untuk mencari simpati, melainkan untuk memberikan gambaran menyeluruh kepada majelis hakim mengenai konteks pekerjaan, tanggung jawab, serta hasil kerja yang telah dicapai perusahaan. "Capaian-capaian ini perlu dipertimbangkan secara utuh dalam menilai kebijakan-kebijakan yang diambil selama saya menjabat," imbuhnya. Dengan demikian, ia berharap proses hukum dapat berjalan dengan mempertimbangkan seluruh fakta dan kontribusi yang telah diberikan.