Polisi Segera Umumkan Tersangka Baru Kasus Korupsi Batu Bara, ASABRI, dan Krakatau Steel
Polisi Segera Umumkan Tersangka Baru Tiga Kasus Korupsi

Polisi memastikan akan segera mengumumkan tersangka baru dalam pengusutan kasus dugaan korupsi batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Konferensi Pers Gabungan

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, didampingi Direktur Penindakan Kortas Tipidkor Polri Brigjen Pol Robertus Yohanes De Deo dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Victor Dean Mackbon, menggelar konferensi pers terkait perkembangan kasus tersebut.

Budi menyatakan bahwa seluruh pihak di pemerintahan mendukung upaya pemberantasan korupsi, sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto. "Kami yakin dan percaya bahwa seluruh kementerian dan lembaga pasti akan mendukung untuk pemberantasan korupsi. Apalagi itu sudah menjadi program prioritas Bapak Presiden. Kami jamin dan itu bersama-sama sinergi dan kolaborasi dalam menuntaskan perkara-perkara korupsi," ujar Budi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Jadwal Pengumuman Tersangka

Budi menegaskan bahwa pengumuman tersangka akan dilakukan dalam waktu dekat, meskipun tidak pada malam itu juga. "Bukan malam ini tetapi akan dalam waktu dekat kami akan menyampaikan terkait tentang tersangka dalam perkara yang ditangani oleh join investigasi, oleh Kortas dan Polda Metro Jaya," kata dia.

Sebelumnya, Budi menyatakan bahwa kasus ini menjadi atensi khusus Presiden Prabowo. "Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan," jelas Budi usai penggeledahan di Cafe de'Clan, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7).

Lingkup Kasus

Penggeledahan yang dilakukan merupakan bagian dari pengungkapan dugaan korupsi batu bara di PLN yang memicu blackout di Sumatera, serta kasus ASABRI dan Krakatau Steel. Kasus-kasus ini meliputi tindak pidana suap, gratifikasi, dan pencucian uang. "Dari Kortas Tipikor bersama Polda Metro Jaya dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang. Ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan rangkaian penggeledahan, termasuk di lokasi sekarang di Cafe de'Clan dan Koin Money Changer. Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel," ujar Budi.

Komitmen Pemberantasan Korupsi

Polri menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi dengan mengusut tuntas ketiga kasus besar tersebut. Sinergi antara Kortas Tipidkor dan Polda Metro Jaya diharapkan dapat mempercepat proses penyidikan dan membawa para pelaku ke meja hijau. Masyarakat menanti pengumuman tersangka baru yang akan menjadi langkah signifikan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga