Polisi Perluas Penggeledahan Kasus Korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel ke Jawa Barat
Polisi Perluas Penggeledahan Kasus Korupsi PLN, ASABRI, KS ke Jabar

Polda Metro Jaya memperluas penggeledahan terkait tiga kasus korupsi besar yang melibatkan PLN, PT ASABRI, dan Krakatau Steel hingga ke wilayah Jawa Barat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengonfirmasi bahwa penyidikan tidak hanya terbatas di Jakarta Selatan, tetapi juga menjangkau Bogor.

Delapan Titik Penggeledahan dan Perluasan ke Bogor

"Jadi terhadap tiga objek perkara tentang Blackout Batu Bara PLN, Asabri, termasuk tentang Krakatau Steel. Nah, nanti semua penggeledahan itu akan kita rangkum, kita akan sampaikan update. Jadi di beberapa titik penggeledahan, tadi delapan ya, ada beberapa perkembangan kembali ke wilayah hukum Jawa Barat," jelas Kombes Budi Hermanto di lokasi penggeledahan di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026).

Budi menjelaskan bahwa di Jakarta Selatan polisi menggeledah empat hingga lima titik, termasuk kafe De'Clan dan money changer di Cipete, serta lokasi di Pacific Place, Kuningan, dan Sudirman. "Sementara di wilayah Jakarta Selatan ada sekitar empat sampai dengan lima titik, termasuk ini sekarang ada juga di beberapa titik di Pacific Place, termasuk ada di daerah Kuningan, Sudirman, ini menuju juga wilayah Bogor," katanya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Joint Investigation Kortas Tipikor dan Polda Metro Jaya

Kakortas Tipikor Polri, Irjen Totok Suharyanto, menyebut pengusutan kasus-kasus ini ditangani bersama atau joint investigation dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Kasus-kasus tersebut meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara yang memicu blackout, kasus ASABRI, dan kasus penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI yang merupakan anak perusahaan BUMN Krakatau Steel.

"Saat ini, Kortas Polri sedang melaksanakan dengan skema joint investigation dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dalam penanganan perkara korupsi dan pencucian uang pada proses penanganan hukum terhadap perkara PLN BB, kemudian ASABRI tahun 2020 sampai 2025, dan perkara dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI tahun 2020-2025," ujarnya.

Dua Objek Perkara: ASABRI dan Penyelesaian Utang

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Victor Dean Mackbon, memberikan penjelasan lebih rinci terkait dua objek perkara. Pertama, dugaan korupsi dan TPPU dalam proses penanganan hukum oleh oknum pegawai negeri atau penyelenggara negara dalam perkara PT ASABRI dan Jiwasraya pada kurun waktu 2020-2025. Kedua, dugaan korupsi dan TPPU dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI pada periode yang sama.

"Yang pertama, dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang dalam proses penanganan hukum oleh oknum pegawai negeri atau oknum penyelenggara negara dalam perkara PT ASABRI (Persero) dan atau Asuransi Jiwasraya yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada kurun waktu tahun 2020 sampai dengan tahun 2025," ujarnya. Victor belum menjelaskan siapa saja tersangka dalam perkara-perkara tersebut.

Atensi Presiden Prabowo Subianto

Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa pengusutan kasus dugaan korupsi di PLN, Asabri, dan Krakatau Steel menjadi atensi Presiden Prabowo Subianto. "Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan," kata Budi seusai penggeledahan di Cafe de'Clan, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7).

Budi menambahkan bahwa kasus korupsi yang diusut meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang. "Dari Kortas Tipikor bersama Polda Metro Jaya dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang. Ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan rangkaian penggeledahan, termasuk di lokasi sekarang di Cafe de'Clan dan Coin Money Changer. Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel," ujarnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga