Pangeran Andrew Dicabut Gelar dan Ditangkap, Terkait Skandal Epstein
Pangeran Andrew Dicabut Gelar dan Ditangkap

Pangeran Andrew Ditangkap dan Dicabut Gelar Kerajaan

Andrew Mountbatten-Windsor, yang sebelumnya dikenal sebagai Pangeran Andrew, telah ditangkap oleh kepolisian Inggris pada Kamis, 19 Februari 2026. Meskipun polisi belum menyebut namanya secara resmi, laporan media luas mengonfirmasi penangkapan tersebut. Kepolisian Thames Valley menyatakan bahwa penangkapan dilakukan atas dugaan penyalahgunaan jabatan publik, sebuah tindak kejahatan berdasarkan common law yang dibentuk melalui preseden hukum dan kebiasaan, bukan undang-undang formal.

Pada hari yang sama, polisi mengumumkan bahwa Andrew telah dibebaskan sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut. Meski detail pelanggaran belum dijelaskan, Andrew telah lama dikaitkan dengan Jeffrey Epstein, terpidana pelaku kejahatan seksual yang kini telah meninggal. Berkas terbaru Epstein Files mengandung banyak email dari seseorang dengan inisial "A" atau "The Duke", yang diduga merujuk pada Andrew.

Pencabutan Gelar dan Hubungan dengan Epstein

Meski Andrew selalu membantah kesalahan terkait Epstein, kakaknya, Raja Charles, secara resmi mencabut gelar kerajaan Andrew pada November 2025 karena hubungan keduanya. Gelar militernya dan gelar His Royal Highness (HRH) telah lebih dulu dicabut pada 2022. Keputusan ini muncul tak lama setelah memoar mendiang Virginia Giuffre dirilis pada Oktober 2025, di mana Giuffre menuduh Epstein memperdagangkannya kepada Andrew.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Andrew menyelesaikan gugatan perdata dengan Giuffre pada 2022 dengan membayar sejumlah besar uang tanpa mengakui kesalahan. Pencabutan gelar juga memaksanya meninggalkan kediaman kerajaan, sebuah rumah dengan 30 kamar di Windsor, dan pindah ke Marsh Farm, rumah yang lebih kecil di kawasan pribadi Sandringham milik raja di Norfolk. Menurut media Inggris, penangkapannya dilakukan di tempat ini.

Profil dan Skandal Andrew Mountbatten-Windsor

Andrew Albert Christian Edward Mountbatten-Windsor adalah anak ketiga Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip, lahir pada 1960. Ia awalnya berada di urutan kedua pewaris takhta setelah Charles, dan meski kehilangan gelar, secara teknis masih di urutan kedelapan dalam garis suksesi. Namun, kemungkinan naik takhta dianggap nyaris mustahil.

Andrew masuk Angkatan Laut Inggris pada 1978, bertugas di Perang Falklands 1982, dan dijuluki "Randy Andy" oleh media karena banyaknya hubungan asmara. Ia menikah dengan Sarah Ferguson pada 1986, memiliki dua putri, dan berpisah pada 1992. Ferguson juga memiliki hubungan dengan Epstein, bahkan mengakui menerima uang darinya sejak 2011.

Deretan Skandal yang Melibatkan Andrew

Skandal terbesar Andrew adalah hubungannya dengan Epstein, diperkenalkan oleh Ghislaine Maxwell. Tuduhan Giuffre merusak reputasinya, diperburuk oleh wawancara kontroversial di BBC Newsnight 2019, di mana ia mengaku tidak ingat bertemu Giuffre dan mengeklaim "tidak pernah berkeringat". Ia mundur dari tugas publik pada 2019, diikuti pencabutan gelar bertahap.

Sebelumnya, pada 2011, ia mundur dari posisi Utusan Khusus Inggris untuk Perdagangan dan Investasi Internasional setelah disorot soal pembelanjaan dan hubungan dengan tokoh kontroversial. Hubungannya dengan terduga mata-mata Cina terungkap dalam dokumen pengadilan 2024, menimbulkan kekhawatiran keamanan.

Peristiwa ini belum pernah terjadi dalam sejarah keluarga kerajaan modern. Anne, kakak Andrew, menjadi anggota kerajaan pertama yang dihukum pidana pada 2002. Satu-satunya yang memiliki kekebalan hukum adalah raja yang berkuasa, saat ini Raja Charles. Untuk saat ini, Andrew belum menghadapi tuntutan apa pun.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga