Lisa Andriana (31) diduga tega menyekap Kusnadi Chandra (80), seorang lansia asal Kelurahan Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, yang merupakan ayah dari pacarnya. Penyekapan ini berlangsung hampir setahun, dan Lisa juga diduga menguras harta kekayaan korban.
Kebohongan Lisa Tentang Keberadaan Ayah Pacar
Agus Pranoto, pacar Lisa sekaligus anak dari Kusnadi Chandra, mulai mencari keberadaan ayahnya yang tidak pulang. Untuk menutupi perbuatannya, Lisa berbohong kepada Agus bahwa sang ayah sedang berlibur keliling Indonesia.
"Dijawab oleh pacarnya (Lisa) bahwa engkong lagi 'jalan-jalan sama bapak saya'. 'Jalan-jalan ke mana?' 'Keliling Indonesia lah pokoknya mau menikmati hari tua'," ungkap Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menirukan fakta dari hasil penyelidikan, dilansir detikJatim, Jumat (8/5/2026).
Keluarga Mulai Curiga Setelah Hampir Setahun
Keluarga Kusnadi awalnya percaya dengan alasan Lisa. Namun, kecurigaan mulai muncul setelah Kusnadi tak kunjung pulang hingga hampir satu tahun. Selain itu, Lisa tiba-tiba menghilang dan berganti nomor telepon sejak Februari 2026.
"Dan akhirnya setelah melaporkan ke kami, kami lakukan penyelidikan dan akhirnya kami dapatkan bahwa korban ini disekap di salah satu kamar apartemen di Surabaya," kata Luthfie.
Korban Dibebaskan, Pelaku Ditangkap
Kusnadi berhasil dibebaskan dari kamar apartemen tempat penyekapan. Dalam waktu yang hampir bersamaan, polisi berhasil menangkap Lisa di Surabaya pada 16 April 2026. Lisa dan pembantunya, Naily, telah ditahan Polrestabes Surabaya dan ditetapkan sebagai tersangka.
Kasus ini terungkap setelah laporan dari keluarga dan penyelidikan polisi. Lisa diduga menyekap korban selama enam bulan dan menguras harta kekayaan berupa emas 1 kg dan uang Rp 2 miliar.



