Kejaksaan Agung (Kejagung) melaporkan bahwa sejumlah kendaraan mewah hasil rampasan perkara berhasil terjual dalam lelang Badan Pemulihan Aset (BPA) Fair 2026. Salah satu yang mencuri perhatian adalah sepeda motor Harley-Davidson milik terpidana kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) judi online, Rajo Emirsyah, yang laku seharga Rp 901,4 juta.
Harley-Davidson Laku 10 Kali Lipat
Kepala BPA, Kuntadi, mengungkapkan bahwa Harley-Davidson Road Glide warna blue shark menjadi salah satu barang paling diminati peserta lelang. Motor mewah tersebut terjual dengan harga 10 kali lipat dari harga limit yang ditetapkan BPA.
"Aset Terpidana H Rajo Emirsyah dkk, satu unit motor Harley-Davidson Road Glide warna blue shark laku terjual seharga Rp 901.445.700 dari harga limit Rp 87.445.700," kata Kuntadi dalam keterangan tertulis, Rabu (20/5/2026).
Selain itu, mobil Mercedes-Benz S400 milik Rajo juga laku seharga Rp 601,1 juta. Berikut kendaraan mewah lain yang ludes terlelang:
- Aset Denden Imadudin Soleh:
- Mobil BMW laku Rp 1,15 miliar
- Mobil listrik Ioniq terjual seharga Rp 422,2 juta
- Mercedes-Benz hitam metalik Rp 915,8 juta
- Motor Kawasaki Z1000 laku Rp 302,3 juta
- Aset PT Lintang Daya Selaras (LDS):
- Motor BMW Type R 1200 GS Adventure laku seharga Rp 288,7 juta
- Harley-Davidson tipe FLHTC seharga Rp 257,5 juta
Total Penjualan Capai Rp 4,84 Miliar
Dari harga limit Rp 3,19 miliar, BPA mengumpulkan total nilai penjualan Rp 4,84 miliar. Kuntadi menyebut antusiasme peserta membuat persaingan harga sangat ketat. Pada hari kedua, tercatat selisih kenaikan harga atau keuntungan di atas harga limit mencapai Rp 1,65 miliar.
"Dari hasil pelelangan hari ini, pesertanya cukup banyak dan antusias. Perkembangan tawar-menawar berjalan ketat, sehingga kita mendapat selisih kenaikan mencapai Rp 1,65 miliar. Ini adalah awal yang cukup baik dan kami yakin pelaksanaan lelang besok akan jauh lebih kompetitif," ungkap Kuntadi.
Evaluasi untuk Mobil yang Belum Laku
Meski demikian, satu unit mobil BMW 220i milik terpidana kasus judi online, Muchlis Nasution, belum mendapatkan penawaran. Kuntadi mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi.
"Ini akan menjadi bahan evaluasi kami untuk mengkaji kenapa belum laku, dan langkah apa yang harus dilakukan agar pada pelelangan berikutnya bisa terjual," jelasnya.
Lelang Aset Harvey Moeis
Lebih lanjut, Kuntadi menyatakan bahwa agenda lelang hari ini akan berfokus pada beberapa lot barang berharga milik terpidana Harvey Moeis, seperti perhiasan dan tas mewah. Adapun aset berupa kendaraan dan apartemen milik Harvey akan dilelang pada tahap berikutnya.
Target PNBP 2026
Hingga pertengahan Mei 2026, BPA telah mendapat sepertiga dari target Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 3 triliun. Kuntadi berharap pola lelang bisa diterapkan di seluruh daerah.
"BPA Fair ini kami harapkan menjadi pemicu ekosistem. Ke depan, kegiatan pelelangan yang terang dan transparan seperti ini akan masif diselenggarakan di seluruh Kejaksaan Tinggi di Indonesia," ujarnya.



