Bupati Lebak Sindir Masa Lalu Wabup, Amir Hamzah: Saya Merasa Terhina
Bupati Lebak Sindir Masa Lalu Wabup, Amir Hamzah Terhina

Ketegangan di Pemkab Lebak: Bupati Sindir Status Mantan Napi, Wabup Merasa Terhina

Ketegangan antara Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, dan Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, memanas setelah pernyataan yang dinilai menghina. Amir Hamzah mengungkapkan rasa terhinanya akibat sindiran Bupati Hasbi yang menyebut masa lalunya sebagai mantan narapidana dalam sebuah acara halalbihalal usai Idul Fitri di lingkungan Pemkab Lebak.

Pernyataan yang Memicu Kemarahan

Amir Hamzah menegaskan bahwa pernyataan Bupati Hasbi pada saat acara halalbihalal tidak ada kaitannya dengan posisinya sebagai wakil bupati. "Ketika dia (Hasbi) menyebut misalkan, si Amir mantan narapidana 'uyuhan geus jadi wakil bupati geh' (Masih mending mantan napi jadi wakil bupati juga). Nah itu kan penghinaan pribadi, makanya saya bangkit dari duduk mau sampaikan ke Bupati jangan ngomong seperti itu," kata Amir kepada wartawan, Selasa (31/3/2026).

Dia menambahkan, "Saya merasa terhina saat itu karena di khalayak umum dia bicara pribadi, dan tidak ada kaitan dengan pekerjaan, makanya spontan saya ingin peringatkan." Insiden ini terjadi di Pendopo Bupati Lebak pada Senin (30/3), di mana Hasbi memberikan sambutan dan arahan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Latar Belakang dan Dampak pada Pemerintahan

Bupati Hasbi dalam sambutannya menyinggung wewenang jabatan wabup, merujuk pada Pasal 66 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, yang membatasi koordinasi wakil bupati dengan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). "Wakil bupati dalam Undang-Undang ASN Pasal 66 itu tugasnya jelas, tidak boleh bermain-main dengan kepala dinas ke rumahnya. Dalam pasal tersebut disebutkan, jika didelegasikan atau bupati berhalangan, hanya itu tugas wakil bupati," kata Hasbi.

Setelah itu, Hasbi menceritakan masa lalu Amir Hamzah yang pernah menjadi narapidana dalam kasus suap sengketa Pilkada 2013, di mana Amir dinyatakan menyuap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar. "Uyuhan (masih mending) mantan napi jadi wakil bupati, bersyukur," kata Hasbi di depan Amir.

Amir mengaku sering mendapatkan sindiran keras dari Hasbi, bahkan Kepala Dinas dan ASN juga mengalami hal serupa. "Ini kedua kalinya dan mungkin kalau di beberapa dinas sebenarnya sering ngomong-ngomong kasar seperti ini. Yang tidak layaklah bahasa-bahasa itu disampaikan dalam sebuah rapat," ungkapnya.

Kekhawatiran atas Citra Pemerintahan

Amir menilai bahwa progres pembangunan infrastruktur di wilayah Lebak sudah baik, dengan jalan kota, pengairan, jalan desa, dan komposisi APBD yang bagus dibandingkan daerah lain. Namun, sikap Bupati Hasbi bisa berdampak buruk pada citra pemerintahan. "Dibandingkan dengan daerah lain, kita bagus, jalan kota kita bagus, pengairan bagus, jalan desa, jalan kabupaten bagus, komposisi APBD kita bagus, dibandingkan dengan daerah lain yang setara dengan kita, tapi karena koordinasinya kurang, banyak pidato yang menyakitkan, yang bagus jadi jelek akhirnya," ucapnya.

Insiden ini menyoroti dinamika internal di Pemkab Lebak, di mana ketegangan antara pimpinan daerah dapat mempengaruhi efektivitas pemerintahan dan persepsi publik. Amir Hamzah menekankan bahwa pernyataan Hasbi merupakan penghinaan pribadi yang tidak pantas disampaikan di forum resmi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga