Polisi Tangkap Tiga Pelaku Jambret WNA di Bundaran HI, 120 TKP Diakui
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Jambret WNA di Bundaran HI

Jakarta - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) berhasil mengamankan tiga orang pelaku penjambretan yang menyasar warga negara asing (WNA) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Penangkapan ini merupakan bagian dari pengungkapan sindikat yang telah beraksi di banyak lokasi.

Tiga Pelaku Ditangkap, Akui 120 TKP

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengungkapkan bahwa dari delapan pelaku yang ditargetkan, tiga di antaranya telah berhasil ditangkap pada Senin malam, 18 Mei 2026. "Kami informasikan di antara delapan pelaku yang kami lakukan penangkapan malam hari ini, tiga di antaranya adalah pelaku yang melakukan perampasan handphone di Bundaran HI," ujar Kombes Iman di Mapolda Metro Jaya.

Hasil pemeriksaan awal terhadap ketiga tersangka menunjukkan bahwa mereka telah melakukan aksi penjambretan di 120 tempat kejadian perkara (TKP). "Yang bersangkutan tadi berdasarkan interview sementara dari tiga tersangka sudah melakukan 120 kejadian atau 120 TKP," imbuhnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Satu Pelaku Masih Buron

Meski tiga pelaku telah diamankan, polisi masih memburu satu pelaku lainnya yang terlibat dalam kasus penjambretan di Bundaran HI. "Kawan-kawannya mereka itu yang lima yang masih buron itu. Salah satunya dari yang Bundaran HI masih satu orang yang kami lakukan pengejaran," terang Kombes Iman. Total ada lima pelaku lain yang masih dalam pengejaran.

Kronologi Penjambretan Viral

Sebelumnya, sebuah video yang merekam aksi penjambretan terhadap seorang pria WNA di Bundaran HI viral di media sosial. Dalam rekaman dashboard mobil yang beredar, terlihat korban berdiri di pinggir jalan raya Bundaran HI sambil fokus pada ponselnya. Tak lama kemudian, seorang pengendara motor berwarna merah melintas mendekati korban dan langsung merampas ponsel dari tangannya. Korban yang terkejut berusaha mengejar, namun sempat tersungkur saat berlari.

Polda Metro Jaya langsung bergerak cepat memburu pelaku setelah video tersebut viral. "Kami informasikan bahwa tim kami saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku penjambretan dengan korban warga negara asing tersebut," ujar Kombes Iman pada Jumat, 15 Mei 2026. Ia menargetkan pelaku segera ditangkap dalam waktu dekat.

Polisi terus mengembangkan penyidikan untuk menangkap seluruh anggota sindikat ini. Sebelumnya, Polda Metro Jaya juga telah membongkar sindikat penjambret dan penadah emas di Jakarta Barat dengan enam pelaku ditangkap.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga