Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal, Kasus Pidana Ditutup Kejagung
Alex Noerdin Meninggal, Kasus Pidana Ditutup Kejagung

Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal Dunia di Jakarta

Mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, dikabarkan telah meninggal dunia pada hari Rabu, 25 Februari 2026. Ia menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta.

Kabar Dikonfirmasi oleh Juru Bicara Keluarga

Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh juru bicara keluarga, Okta Alfarizi. Dalam pernyataannya, Okta menyampaikan, "Innalilahi wa inna ilaihi rojiun. Telah meninggal dunia Bapak Alex Noerdin di RS Siloam Semanggi Jakarta jam 13.30 WIB." Pernyataan tersebut dikutip dari sumber terpercaya dan menegaskan waktu pasti kepergian mantan gubernur tersebut.

Alex Noerdin, yang dikenal sebagai politisi senior dari Partai Golkar, sebelumnya telah menjalani perawatan medis intensif di rumah sakit tersebut. Kondisi kesehatannya yang memburuk akhirnya membawa pada pengumuman resmi mengenai meninggalnya sang mantan gubernur.

Kejaksaan Agung Menutup Perkara Pidana

Bersamaan dengan kabar duka ini, Kejaksaan Agung Republik Indonesia mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka menyatakan bahwa perkara pidana yang menjerat Alex Noerdin telah resmi ditutup setelah yang bersangkutan meninggal dunia.

Keputusan penutupan kasus ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, di mana proses hukum terhadap seorang tersangka atau terdakwa dihentikan jika orang tersebut telah meninggal. Langkah ini diambil oleh Kejagung untuk memberikan kepastian hukum dan menghormati proses berduka keluarga.

Alex Noerdin sebelumnya terlibat dalam sejumlah kasus hukum yang menarik perhatian publik. Dengan penutupan perkara ini, maka segala proses hukum yang terkait dengannya secara otomatis berakhir.

Duka Mendalam dari Berbagai Pihak

Kepergian Alex Noerdin tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan rekan-rekan seperjuangannya di dunia politik. Sebagai mantan gubernur, ia memiliki jejak panjang dalam pembangunan Sumatera Selatan selama masa kepemimpinannya.

Banyak pihak menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya figur politik yang satu ini. Meskipun sempat terlibat dalam kasus hukum, kontribusinya bagi daerah tidak bisa dipungkiri. Keluarga besar Partai Golkar juga turut berduka atas kepergian salah satu seniornya.

Informasi lebih lanjut mengenai proses pemakaman dan rangkaian acara duka akan diumumkan oleh keluarga dalam waktu dekat. Masyarakat diharapkan dapat menghormati masa berkabung keluarga yang ditinggalkan.