Wakapolri Pantau Kesiapan Mudik di Pelabuhan Bakauheni Menjelang Lebaran 2026
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo melakukan peninjauan langsung terhadap jalur mudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada Selasa (17/3/2026). Pelabuhan ini merupakan titik vital untuk penyeberangan dari Sumatera ke Jawa dan sebaliknya, terutama dalam menghadapi puncak arus mudik Lebaran.
Pengecekan via Udara dan Laporan Situasi Terkini
Pantauan menunjukkan bahwa Dedi melakukan pengecekan melalui jalur udara sebelum tiba di lokasi. Setibanya di pelabuhan, dia segera mendengarkan laporan mendetail mengenai kondisi terkini dari petugas setempat. Dirlantas Polda Lampung, Kombes Nicolas Dedy, memberikan paparan komprehensif tentang strategi yang telah disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan.
Nicolas menyoroti penggunaan aplikasi Siger Lampung sebagai alat pemantau utama. Aplikasi ini dirancang untuk memantau situasi di pelabuhan dan akses menuju ke sana secara real-time. "Ada beberapa fitur di sini yang mana sudah terlihat jelas di aplikasi ini, mulai dari pembagian jalur, ada empat jalur. Yang pertama jalur lintas timur, kemudian jalur lintas tengah, kemudian jalur lintas barat, dan yang berwarna oranye ini adalah untuk lokasi jalan tol sepanjang 253 Km," jelasnya.
Strategi Tiga Warna untuk Kelancaran Arus Mudik
Polda Lampung telah menyiapkan tiga strategi berbasis warna untuk menentukan tindakan kepolisian:
- Hijau: Situasi normal tanpa antrean signifikan.
- Kuning: Diaktifkan ketika antrean mencapai 500 meter hingga 1 kilometer.
- Merah: Diterapkan jika antrean memanjang hingga 4 kilometer.
Nicolas menambahkan, "Konsep CB (Cara bertindak) dan strategi serta status dan peran sudah semuanya ada di dalam aplikasi." Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan respons cepat dan terkoordinasi dalam menangani kemacetan, sehingga perjalanan mudik dapat berjalan aman dan lancar bagi semua pengguna jalan.
Peninjauan ini menegaskan komitmen kepolisian dalam menyiapkan infrastruktur dan sistem yang efektif untuk menghadapi tantangan mudik Lebaran, dengan fokus pada keamanan dan kenyamanan masyarakat yang bepergian.
