Wakapolri Pantau Arus Mudik di KM 29, Apresiasi Kesiapan Teknologi Korlantas
Wakapolri Tinjau Arus Mudik, Puji Kesiapan Korlantas

Wakapolri Tinjau Arus Mudik Lebaran 2026 di KM 29, Apresiasi Kesiapan Korlantas Polri

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo melakukan peninjauan langsung terhadap arus lalu lintas mudik Lebaran 2026 di pusat pengendalian operasi atau Command Center PJR Korlantas Polri yang berlokasi di KM 29 Cikarang, Jawa Barat. Dalam kunjungannya pada Sabtu (14/3/2026), Komjen Dedi memastikan bahwa situasi secara umum aman dan kondusif untuk perjalanan para pemudik.

Kedatangan dan Pemantauan Teknologi Canggih

Berdasarkan pantauan, Komjen Dedi tiba di Command Center KM 29 sekitar pukul 10.30 WIB. Dia langsung menyaksikan berbagai teknologi mutakhir yang digunakan oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dalam mengamankan arus mudik tahun ini. Di antara peralatan yang dipantau adalah Faro 3D Laser Scanner dan Drone Traffic Accident Analysis (TAA), yang berfungsi untuk merekam kejadian kecelakaan dari udara dengan cakupan luas dan detail tinggi.

Selain itu, terdapat juga Drone Patrol Presisi yang akan dioperasikan di ruas tol Jakarta-Cikampek untuk memantau arus lalu lintas selama Operasi Ketupat 2026 berlangsung. Mobil Commando Centre turut aktif dalam pemantauan lalu lintas secara real-time, menunjukkan komitmen Polri dalam memanfaatkan inovasi teknologi.

Interaksi di Command Center dan Paparan Update

Setelah memeriksa teknologi tersebut, Komjen Dedi menuju ruang Command Center Korlantas. Di sana, dia memantau langsung kondisi lalu lintas secara real-time di berbagai lokasi melalui layar besar. Komjen Dedi juga mendengarkan paparan dari Kepala Posko Operasi Ketupat 2026, Kombes Bayu, mengenai perkembangan terkini arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026.

Interaksi dilanjutkan dengan petugas di lapangan melalui aplikasi dan pusat kendali digital K3I, yang memungkinkan koordinasi yang lebih efisien. Komjen Dedi menyatakan, "Saya melihat kesiapan Korlantas yang diimplementasikan hari ini sudah terlihat, bagaimana kita memantau dinamika arus lalu lintas."

Pentingnya Teknologi dan Kesiapan Personel

Dalam kesempatan itu, Komjen Dedi menekankan bahwa teknologi yang mumpuni sangat krusial dalam operasi terpusat ini, terutama untuk mendukung pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dia menambahkan, "Kemudian juga didukung persiapan peralatan-peralatan pendukung dalam rangka kita masukkan kajian-kajian untuk kecepatan pengambilan diskresi, dan khususnya manajemen rekayasa lalu lintas."

Namun, dia juga mengingatkan bahwa kesiapan anggota di lapangan tidak kalah penting. "Berikutnya saya melihat yang penting adalah kesiapan anggota. Memang di-highlight-kan, secanggih apapun network dan sistem yang sudah ada, orang yang mengawaki, user-nya, harus kita siapkan dengan baik. Khususnya di lapangan," tutur Dedi.

Kondisi Arus Lalu Lintas dan Rencana Lanjutan

Komjen Dedi mengungkapkan bahwa berdasarkan pantauan dari udara, arus lalu lintas relatif lancar meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan. Dia memperingatkan bahwa gelombang pertama arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan akan mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan, sehingga kesiapan harus tetap optimal.

Usai dari Command Center di KM 29, Komjen Dedi berencana melanjutkan peninjauannya ke Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek. Dalam kegiatan ini, dia didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi Polri, termasuk Waastama Ops Kapolri Irjen Laksana, Kakor Sabhara Baharkam Polri Irjen Hasudungan Ritonga, dan Dosen Kepolisian Utama Lemdiklat Polri Irjen Umar Effendi.

Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen bersama dalam memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik tahun ini, dengan dukungan teknologi canggih dan sumber daya manusia yang terlatih.