KOMPAS.com - Sebuah video yang beredar di media sosial diklaim menampilkan seorang ibu rumah tangga menerima dana bantuan DAP Australia sebesar Rp 1 miliar. Dana bantuan tersebut disebut disalurkan melalui seorang pendeta bernama Norman Ambarita.
Video Tersebut Merupakan Hasil Manipulasi AI
Namun, setelah dilakukan pengecekan oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, unggahan video tersebut merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan (AI). Narasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.
Video yang menampilkan seorang wanita menerima dana bantuan DAP Australia senilai Rp 1 miliar dibagikan oleh beberapa pengguna Facebook pada Jumat (3/7/2026).
Penyebaran Hoaks di Media Sosial
Unggahan tersebut menyebar dengan cepat dan menuai banyak komentar warganet. Namun, Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan kejanggalan pada video tersebut, seperti gerakan bibir yang tidak sinkron dengan suara dan artefak visual khas hasil generasi AI.
Hingga saat ini, tidak ada informasi resmi dari pemerintah Australia maupun lembaga terkait mengenai program bantuan DAP Australia sebesar Rp 1 miliar untuk individu. Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi yang diterima sebelum mempercayainya.



