Tukang Parkir di Jaksel Ditangkap Polisi Usai Tempel Stiker Barcode Judi Online di Motor
Tukang Parkir Jaksel Ditangkap Usai Tempel Stiker Judi Online

Tukang Parkir di Jaksel Ditangkap Polisi Usai Tempel Stiker Barcode Judi Online di Motor

Berita metro sepekan mengungkapkan seorang tukang parkir harus berhadapan dengan aparat kepolisian setelah tertangkap basah melakukan aksi ilegal. Pelaku kedapatan menempelkan stiker berisi barcode judi online pada sejumlah sepeda motor yang terparkir di wilayah Jakarta Selatan.

Pelaku Ditangkap di Rumahnya di Tangerang

Pelaku yang berinisial SHS alias Pudin, berusia 37 tahun, berhasil diamankan oleh petugas di kediamannya yang berlokasi di kawasan Larangan Selatan, Kota Tangerang. Penangkapan ini terjadi pada Selasa malam, tanggal 17 Februari 2026. Kasus ini mulai terungkap setelah sebuah video yang merekam aksi pelaku menyebar luas dan menjadi viral di platform media sosial Instagram.

Dalam rekaman video yang beredar tersebut, terlihat dengan jelas dua orang pria sedang melakukan aktivitas menempelkan stiker barcode pada bagian stang sepeda motor. Kejadian ini berlangsung di area parkir Café Warkop, tepatnya di Jalan Sabar I RT 08/04, Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahan. Waktu kejadian diperkirakan sekitar pukul 17.30 WIB pada hari Selasa, 10 Februari 2026.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, memberikan konfirmasi terkait perkembangan kasus ini. Dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan pada Jumat, 6 Maret 2026, dia menyatakan bahwa setelah video viral tersebut beredar, anggota kepolisian segera melakukan penyelidikan mendalam. Upaya ini akhirnya berbuah manis dengan berhasilnya pengamanan terhadap salah satu pelaku yang terlibat.

Pengamanan Demo dan Keluhan Warga Jadi Berita Metro Lainnya

Selain kasus penempelan stiker judi online ini, berita metro sepekan juga diwarnai oleh dua peristiwa lainnya yang menarik perhatian publik. Pertama, terkait pengamanan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sipil di Jakarta Pusat pada Jumat, 6 Maret 2026.

Sebanyak 1.436 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal jalannya demonstrasi tersebut. Personel tersebut disebarkan di beberapa titik strategis, meliputi kawasan kompleks DPR/MPR RI, area Silang Selatan Monas, serta di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa jumlah personel tersebut dialokasikan khusus untuk pelayanan pengamanan unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat.

Kedua, muncul keluhan dari warga mengenai penggunaan pengeras suara masjid yang dinilai mengganggu. Warga di wilayah Sawangan, Depok, yang dekat dengan RSUD Khidmat Sehat Afiat, menyuarakan protes melalui media sosial. Mereka mengeluhkan pengeras suara masjid yang digunakan untuk membangunkan sahur sejak pukul 02.30 WIB, dengan cara yang tidak biasa sehingga dianggap mengganggu kenyamanan istirahat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok, Raden Mujiat, menyatakan telah menerima informasi mengenai keluhan tersebut dan akan menindaklanjutinya. Deretan berita metro ini menjadi yang paling banyak dicari oleh pembaca dalam sepekan terakhir, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap isu-isu aktual di wilayah metropolitan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga