Polisi Evakuasi Pria yang Nyaris Lompat dari Flyover Kiaracondong Bandung
Polisi Evakuasi Pria Nyaris Lompat dari Flyover Bandung

Polisi Berhasil Selamatkan Pria yang Nyaris Melompat dari Flyover Kiaracondong di Bandung

Sebuah insiden percobaan bunuh diri yang mengharukan terjadi di Kota Bandung, Jawa Barat. Seorang pria nyaris melompat dari Flyover Kiaracondong, namun berhasil dievakuasi oleh petugas kepolisian tepat pada waktunya. Kejadian ini mengingatkan kita akan pentingnya dukungan kesehatan mental dalam masyarakat.

Kronologi Insiden di Jalan Ibrahim Adjie

Percobaan bunuh diri tersebut terjadi pada Kamis (25/3/2026) dini hari, sekitar pukul 04.00 WIB. Lokasinya berada di Flyover Kiaracondong yang terletak di Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung. Dari video yang beredar, terlihat seorang pria dengan jaket hoodie berwarna putih berdiam diri di pinggir jalan layang tersebut.

Saat itu, sejumlah warga yang melihat langsung berteriak dan meminta tolong kepada pengendara yang melintas di sekitar lokasi. Yang membuat situasi semakin mencekam, pria tersebut dilaporkan membawa pisau, sehingga menimbulkan kekhawatiran di antara orang-orang yang menyaksikan kejadian tersebut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Respon Cepat dari Tim Prabu II Lodaya Presisi

Kapolsek Kiaracondong, Kompol Sumartono, membenarkan kejadian ini. Ia menjelaskan bahwa pria yang hendak melakukan percobaan bunuh diri tersebut telah diamankan dengan selamat dan telah dikembalikan kepada pihak keluarganya.

"Tim Prabu II mendapat telepon dari saksi R bahwa di Fly Over Kiaracondong ada orang diduga akan melakukan percobaan bunuh diri. Kemudian Tim Prabu II mendatangi TKP dan mendapati A yang akan melakukan percobaan bunuh diri tersebut," ujar Sumartono saat dikonfirmasi.

Setelah berhasil dievakuasi, Tim Prabu II menyerahkan pria yang disangka dengan inisial A tersebut ke Polsek Kiaracondong. Pria itu kemudian diterima oleh Pawas dan piket Reskrim Polsek Kiaracondong untuk proses lebih lanjut.

Motif Percobaan Bunuh Diri karena Masalah Percintaan

Dalam pemeriksaan lebih lanjut, terungkap bahwa pria tersebut nekat melakukan percobaan bunuh diri karena mengalami sakit hati yang mendalam. Sumartono menyatakan bahwa A membenarkan dirinya akan melakukan bunuh diri tersebut dikarenakan masalah percintaan yang sedang dihadapinya.

Insiden ini menjadi pengingat betapa pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental. Bila Anda atau orang terdekat mengalami gejala depresi dengan kecenderungan pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti:

  • Psikolog
  • Psikiater
  • Klinik kesehatan mental
  • Layanan konseling terdekat

Keberhasilan evakuasi oleh polisi dalam insiden ini menunjukkan respons yang cepat dari aparat keamanan dalam menangani kasus-kasus darurat yang melibatkan nyawa manusia. Semoga pria tersebut mendapatkan pendampingan dan perawatan yang tepat untuk pulih dari masalah yang dihadapinya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga