Polda Sumsel Gelar Simulasi Sispamkota 2026 untuk Tingkatkan Profesionalisme Personel
Palembang - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menyelenggarakan Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) 2026 di Lapangan Shooting Range Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang berkelanjutan, yang sebelumnya telah mencakup pelatihan penggunaan kekuatan berbasis etika dan hak asasi manusia (HAM).
Wakapolda Sumsel, Brigjen Rony Samtana, menegaskan dalam keterangannya pada Sabtu (11/4/2026) bahwa setiap personel harus memahami prinsip penggunaan kekuatan secara proporsional, sesuai hukum, dan tetap menjunjung tinggi HAM. "Latihan ini menjadi tolok ukur kesiapan kita di lapangan," ujarnya, menekankan pentingnya kesiapan operasional dalam menghadapi berbagai situasi.
Simulasi Mendukung Program Presisi Polri
Simulasi Sispamkota berlangsung pada hari sebelumnya, yaitu Kamis (10/4) pukul 09.30 WIB, dengan Brigjen Rony Samtana memimpin jalannya acara mewakili Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho. Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu'min Wijaya, menjelaskan bahwa simulasi ini juga bertujuan mendukung implementasi program Presisi Polri, yang merupakan singkatan dari prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.
"Penguatan kompetensi operasional personel menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat," kata Nandang. "Polda Sumsel berkomitmen menghadirkan personel yang profesional, humanis, dan responsif dalam setiap tugas pengamanan."
Rangkaian Kegiatan dan Kehadiran Pejabat
Simulasi ini dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi, termasuk Irwasda Polda Sumsel Kombes Feri Handoko Soenarso, para pejabat utama (PJU), kapolres, serta kasat samapta di jajaran Polda Sumsel. Rangkaian kegiatan dimulai dengan gladi bersih, dilanjutkan dengan apel, dan diakhiri dengan peragaan simulasi di lapangan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan.
Simulasi Sispamkota Polda Sumsel 2026 ditutup dengan sesi evaluasi dan arahan dari Wakapolda Sumsel, Karo Ops, dan Dansat Brimob, yang bertujuan untuk meninjau kinerja dan memberikan masukan perbaikan.
Integrasi Aspek Penting dalam Simulasi
Simulasi ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai aspek kritis dalam pengamanan kota, seperti:
- Taktik pengendalian massa yang efektif dan aman.
- Koordinasi lintas satuan untuk respons yang terpadu.
- Respons cepat terhadap situasi darurat untuk meminimalkan risiko.
Harapannya, seluruh personel yang terlibat dalam Sispamkota mampu menghadapi dinamika tugas di lapangan dengan profesionalisme tinggi dan pendekatan yang proporsional, sesuai dengan standar hukum dan HAM.
Komitmen Polda Sumsel untuk Transformasi Berkelanjutan
Nandang menambahkan bahwa Polda Sumatera Selatan akan terus melaksanakan kegiatan peningkatan kemampuan personel secara berkala sebagai bagian dari transformasi menuju Polri yang Presisi. "Ini dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Selatan," pungkasnya, menegaskan komitmen jangka panjang dalam meningkatkan profesionalisme dan kepercayaan publik.
Dengan simulasi ini, Polda Sumsel berupaya memastikan bahwa personelnya siap menghadapi tantangan keamanan yang kompleks, sambil tetap mengedepankan prinsip-prinsip etika dan hak asasi manusia dalam setiap tindakan operasional.



