Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pria yang menempel dan bergelantungan di kap mobil di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, menjadi viral di media sosial. Keributan di balik kejadian tersebut diduga dipicu oleh masalah keluarga.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan video yang beredar, pria tersebut tampak mengenakan baju hitam dan celana pendek sambil bergelantungan sambil memegang ponsel. Dalam video terdengar teriakan "Maling". Saat mobil berhenti, kondisi itu menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi, dengan bunyi klakson yang bersahutan.
Polisi Selidiki
Polisi membenarkan peristiwa tersebut dan telah melakukan penyelidikan. Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, menyatakan pihaknya telah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Namun, orang dalam video tersebut sudah tidak berada di tempat kejadian perkara (TKP) saat pengecekan dilakukan.
"Saat diketahui yang bersangkutan sudah tidak di TKP. Kami juga masih mencari orang tersebut dan laporan," ujar AKP Alexander. "Yang berkonflik sama-sama sudah tidak di TKP, sementara anggota masih konfirmasi pihak Taman Anggrek yang melihat," imbuhnya.
Polisi Periksa Saksi
Polisi menyatakan belum ada laporan polisi (LP) terkait aksi tersebut. Kapolsek Grogol Petamburan, AKP Reza Aditya, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat, 1 Mei 2026, sekitar pukul 14.30 WIB. "Menurut keterangan yang kami dapatkan dari saksi-saksi di sekitar lokasi yang melihat kejadian tersebut, kejadian itu terjadi hari Jumat, 1 Mei 2026, sekira pukul 14.30 WIB," kata Reza.
Diduga Masalah Keluarga
Sekuriti di kawasan tersebut sempat mengarahkan mediasi antara pria berbaju hitam dan pengemudi mobil. Reza mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, keributan diduga dipicu masalah keluarga. Mobil tersebut kemudian melaju ke arah Kemanggisan tanpa memberikan keterangan.
"Tetapi, setelah bisa dilerai, mobil tersebut malah lanjut mengarah ke arah Kemanggisan tanpa memberikan keterangan apa pun, menurut keterangan saksi diduga karena masalah keluarga," ucapnya.
Polisi Siap Mediasi
Reza menegaskan pihaknya siap memfasilitasi mediasi jika diperlukan. Ia mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik. "Jika memang ada permasalahan, alangkah baiknya diselesaikan secara baik-baik. Jika membutuhkan tempat atau pihak untuk mediasi, kami siap membantu," ujar Reza. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menghubungi call center Polri 110 jika ingin melaporkan sesuatu.



