Polisi masih menyelidiki dugaan penculikan terhadap atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengungkapkan bahwa korban diduga sudah tidak berada di Jakarta.
Korban Kemungkinan Tidak di Jakarta
"Untuk korban masih kami lakukan penyelidikan keberadaannya, ada kemungkinan tidak di kota Jakarta," kata Roby kepada wartawan, Selasa (21/7).
Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk orang tua korban. Roby juga menyebut pihaknya telah memeriksa rekaman CCTV di lokasi kejadian untuk mencari petunjuk lebih lanjut.
Penyelidikan Mendalam
Roby menjelaskan bahwa penyidik masih mendalami apakah hilangnya korban merupakan keinginan sendiri atau terkait dugaan penculikan. "Kami masih melakukan penyelidikan sampai dengan menemukan benarkah peristiwa ini atas kemauan korban atau memang ada dugaan tindak pidana penculikan seperti yang dilaporkan di awal," tuturnya.
Sebelumnya, Jesslyn Wijaya Lay dilaporkan diculik saat merayakan ulang tahun neneknya di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Peristiwa terjadi pada Senin (13/7) malam sekitar pukul 19.45 WIB di Restoran Saung Kita.
Kronologi Penculikan
Kuasa hukum keluarga, Andi Darti, menjelaskan bahwa sesaat sebelum acara dimulai, korban tiba-tiba ditutup matanya dan diangkat oleh dua laki-laki bertubuh besar menuju sebuah mobil berwarna hitam.
"Korban terdengar berteriak meminta pertolongan dan sempat berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (20/7). Menurut keterangan saksi, terdapat sekitar lima orang laki-laki di lokasi pada saat peristiwa berlangsung.
Sejak insiden itu, korban tidak dapat dihubungi oleh teman maupun keluarga. Telepon seluler korban juga tidak dapat diakses seperti biasa. Peristiwa ini telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat dengan nomor register LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.



