Polisi Kejar Kawanan Perampok SPBU Bekasi yang Gunakan Pistol Mainan
Kawanan perampok berhasil menguras isi brankas sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kejadian tersebut terjadi setelah para pelaku menyekap lima karyawan SPBU dan menodong mereka dengan senjata yang belakangan diketahui merupakan pistol mainan.
Kronologi Peristiwa Mengerikan
Perampokan berlangsung pada hari Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Menurut informasi yang dihimpun, diperkirakan ada empat orang pelaku yang masuk ke dalam kantor SPBU melalui bagian belakang bangunan. Mereka langsung mengambil alih kontrol lokasi dengan ancaman senjata.
"Para pelaku merusak pintu, mengancam korban dan para saksi dengan senjata, kemudian membawa kabur isi brankas," jelas Kombes Budi Hermanto dari kepolisian setempat.
Pistol yang Ternyata Hanya Mainan
Uniknya, senjata api yang digunakan untuk mengancam karyawan SPBU ternyata hanya pistol mainan. Meskipun demikian, ancaman tersebut cukup membuat para karyawan ketakutan dan tidak berdaya. Setelah berhasil mengambil isi brankas, keempat pelaku tersebut langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
"Benar, saat ini masih dilakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku," tegas Kombes Budi Hermanto saat dikonfirmasi oleh wartawan pada Kamis (12/3/2026).
Penyelidikan Intensif Dilakukan
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh. Kasus ini saat ini ditangani secara bersama oleh Polres Metro Bekasi dan Polsek Babelan. Upaya pengejaran terhadap para pelaku sedang dilakukan secara intensif.
"Tim gabungan Polres Bekasi dan Polda Metro Jaya mendalami dan memburu pelaku," pungkas Kombes Budi Hermanto menegaskan komitmen aparat kepolisian.
Dampak dan Respons Masyarakat
Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengusaha SPBU dan masyarakat sekitar. Modus operandi dengan menggunakan pistol mainan menunjukkan tingkat keberanian pelaku yang cukup tinggi. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap kegiatan mencurigakan di sekitar SPBU maupun tempat usaha lainnya.
Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap identitas keempat pelaku serta jaringan yang mungkin terlibat dalam aksi perampokan tersebut. Polisi bertekad untuk menangkap para pelaku dan mengamankan barang bukti yang dibawa kabur.
