Polisi Buka Suara soal Viral Pocong Duduk di Teras Warga Depok
Polisi Buka Suara soal Viral Pocong Duduk di Teras Warga Depok

Polisi turun tangan mengecek kabar viral di media sosial yang menunjukkan sosok pocong sedang duduk di teras rumah seorang warga Tapos, Depok, Jawa Barat. Dari foto yang viral, kejadian tersebut disebut terjadi pada Sabtu (23/5) pukul 01.00 WIB di Jalan Al Ikhlas.

Polisi Lakukan Pengecekan

Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono mengatakan pihaknya telah mengecek tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan keterangan warga, foto pocong tersebut adalah tidak benar alias hoaks.

"Menurut keterangan dari Bapak Ustaz Agus Salim, bahwa kejadian foto yang beredar di media sosial bahwa pocong sudah tertangkap itu tidak benar atau hoaks," ujar Jupriono seperti diberitakan detikcom, Minggu (24/5).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Foto Asli Warga Menunggu Salat

Jupriono menuturkan foto tersebut merupakan editan. Sementara foto aslinya adalah warga tengah duduk menanti waktu salat.

"Itu adalah editan, menurut keterangan Ustaz Agus Salim itu foto selesai salat magrib sembari nunggu salat isya ngobrol di teras musala. Namun, dengan orang yang tidak bertanggung jawab diedit ada pocongnya," jelasnya.

Kejadian Serupa Sebelumnya

Sebelumnya, informasi bohong perihal keberadaan pocong juga membuat heboh warga di Pasir Putih, Sawangan, Depok, pada April lalu. Dari foto yang beredar, seorang warga mengirimkan foto penampakan pocong tengah berdiri di depan pintu rumah warga di sebuah grup WhatsApp RT. Dalam grup WA itu, warga saling menginformasikan adanya penampakan pocong.

Kabar dugaan adanya teror pocong keliling di Sawangan, Depok, kemudian direspons oleh aparat kepolisian setempat. Kapolsek Bojongsari Kompol Fauzan Thohari mengerahkan jajarannya mengecek kebenaran informasi tersebut.

Polisi Pastikan Hoaks

Pada Jumat (24/4) malam, polisi memastikan kabar pocong keliling di Depok sebagai berita bohong. Kesimpulan itu diperoleh setelah petugas melakukan pengecekan ke lokasi bersama sejumlah warga.

"Kami sudah cek, bersama ketua RT setempat dan berita tersebut adalah hoaks," ucap Thohari.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga