Jakarta – Polisi mulai mengungkap penyebab kematian AL (26), wanita yang ditemukan tewas setelah jatuh dari lantai 27 Apartemen Green Pramuka City, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Berdasarkan penyelidikan awal, polisi menduga korban meninggal akibat bunuh diri. Temuan ini sekaligus membantah rumor di media sosial yang menyebut korban didorong oleh pacarnya.
Dugaan Bunuh Diri
“Dugaan sementara adalah bunuh diri,” ujar Kapolsek Cempaka Putih Kompol Pengky Sukmawan kepada wartawan pada Senin (15/6/2026). Ia menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil visum untuk melengkapi penyelidikan. “Kami masih menunggu hasil visum,” katanya.
Menurut Pengky, berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTV, korban masuk ke unit apartemen seorang diri. “Dari keterangan saksi dan fakta CCTV, wanita itu naik sendirian,” jelasnya. Polisi juga memastikan pacar korban tidak berada di dalam unit saat kejadian. Bahkan, ketika hendak masuk kamar, pacar korban datang bersama petugas keamanan apartemen. “Pacar korban naik dengan security, dan unit kamar terkunci dari dalam,” ungkap Pengky. Saat dikonfirmasi ulang, Pengky menegaskan korban sendirian di dalam unit sebelum peristiwa terjadi. “Iya,” jawabnya singkat.
Kronologi Kejadian
Sebelumnya, seorang wanita berusia 26 tahun tewas setelah jatuh dari lantai 27 Apartemen Green Pramuka City pada Sabtu (6/6/2026). Peristiwa ini sempat viral di media sosial Threads setelah diunggah oleh seorang pengguna yang melihat kerumunan warga di lokasi. Kapolsek Cempaka Putih membenarkan insiden tersebut. Korban berinisial AL diketahui menyewa unit apartemen sementara melalui broker. “Benar, seorang wanita usia 26 tahun,” kata Pengky pada Minggu (7/6/2026).
Berdasarkan penyelidikan awal, korban masuk apartemen pada sore hari sebelum kejadian. Polisi menduga korban jatuh sekitar pukul 20.30 WIB dari lantai 27. “Masuk sore hari. Diduga jatuh sekitar jam 20.30,” ujar Pengky. Ia menjelaskan korban bukan penghuni tetap, melainkan penyewa sementara melalui broker. “Bukan, penyewa melalui broker,” katanya. Akibat kejadian, korban meninggal di tempat. Petugas mengevakuasi jasad ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk penanganan lebih lanjut.
Polisi terus mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi dan menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematian. Hingga saat ini, tidak ada tanda-tanda kekerasan atau intervensi pihak lain.



