Pemotor Viral Halang-halangi Ambulans di Depok Diamankan Polisi
Pemotor Halang-halangi Ambulans di Depok Diamankan

Depok - Kasus pengendara motor yang viral karena menghalang-halangi ambulans di Sukmajaya, Depok, akhirnya berujung pada laporan polisi. Pengendara motor tersebut kini telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Pelaku Diamankan

"Pelaku sudah diamankan atas nama inisial ML," kata Kasie Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi saat dihubungi detikcom, Senin (11/5/2026).

Made menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari kru ambulans pada Minggu (10/5) malam. Dalam laporannya, pelapor mengungkapkan bahwa awalnya ambulans hendak menjemput pasien, namun di tengah perjalanan tepatnya di Jalan Moch Nail, Sukmajaya, seorang pengendara motor menghalang-halangi ambulans hingga terjadi adu mulut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Kemudian pelaku menendang mobil ambulans korban hingga mobil ambulans tersebut mengalami penyok di bagian bumper depan sebelah kiri," kata Made.

Penangkapan Pelaku

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Satreskrim Polres Metro Depok yang dipimpin Kanit Krimum/Jatanras AKP Erwin Marciano Siahaan dan Kasubnit Opsnal Resmob Ipda Agwit melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi pelaku. "Sekitar pukul 22.50 WIB, berhasil diamankan pelaku yang sedang bersama saksi sebagai adik iparnya di tempat tinggalnya yaitu di Jl Jati Raya, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok," jelasnya.

Selanjutnya, pelaku, saksi, dan barang bukti motor yang digunakan pelaku diamankan dan dibawa ke Mapolres Depok untuk penyelidikan lebih lanjut.

Viral di Media Sosial

Dalam rekaman video yang viral, pemotor terlihat ngotot dan emosional. Percekcokan antara si pemotor dan kru ambulans pun terjadi. Pemotor tersebut juga sempat menendang ambulans. Dia juga mengancam perekam video dengan mengatakan, "Kau videokan aku, kena kau."

detikcom kemudian menghubungi pihak Yayasan AlBaari Foundation dan pihak yayasan telah mengizinkan detikcom untuk mengutip keterangan pada akun Instagramnya. Menurut pihak Yayasan AlBaari Foundation, awalnya relawan hendak menjemput pasien dan melewati jalan lingkungan yang sempit. Relawan saat itu hanya menyalakan lampu jumper tanpa sirene agar tidak mengganggu warga sekitar.

"Namun, ada seorang bapak yang tidak terima lalu memarahi tim kami. Kami sudah menjelaskan bahwa sedang menuju penjemputan pasien, bahkan mengajak beliau ikut agar bisa memastikan langsung," demikian keterangan AlBaari Foundation melalui akun Instagram @albaarifoundation.

Situasi kembali memanas ketika di tengah perjalanan pemotor tersebut memotong ambulans. Pemotor tersebut juga sempat menghalang-halangi ambulans hingga diduga melakukan pengancaman dan perusakan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga