Oknum TNI Diamankan Usai Cekcok dan Todongkan Pistol Mainan ke Driver Taksi Online di Tangsel
Sebuah video yang memperlihatkan seorang pengemudi taksi online ditodong senjata api oleh oknum prajurit TNI telah viral di media sosial. Insiden ini terjadi di wilayah Tangerang Selatan dan memicu respons cepat dari pihak berwenang.
Proses Hukum Berjalan, Pelaku Sudah Diamankan
Pihak TNI Angkatan Darat (TNI AD) memastikan telah menangani kasus tersebut dengan serius. Dari keterangan tertulis yang diterima, Denpom Jaya/1 Tangerang segera berkoordinasi dengan Polres Tangerang Selatan dan satuan terkait untuk menindaklanjuti kejadian ini.
Hasilnya, pada Senin malam tanggal 2 Maret 2026, oknum prajurit yang bersangkutan telah diamankan. Saat ini, ia tengah menjalani pemeriksaan intensif di Madenpom Jaya/1 Tangerang. Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono, menjelaskan bahwa proses pemeriksaan sedang berjalan secara menyeluruh dan komprehensif.
Menurut pendalaman awal, insiden ini terjadi akibat perselisihan yang dipicu oleh senggolan kendaraan di jalan. Oknum prajurit diduga menodongkan benda yang menyerupai pistol, namun kemudian diketahui bahwa benda tersebut sebenarnya adalah pistol mainan berbahan kayu.
"Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pendalaman kronologi, pemeriksaan saksi, dan pengumpulan barang bukti," tegas Kadispenad. Dia menambahkan bahwa TNI AD tidak akan menoleransi segala bentuk pelanggaran hukum atau tindakan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat.Donny juga menegaskan, "Apabila terbukti melakukan pelanggaran, yang bersangkutan akan diproses tegas sesuai hukum dan disiplin militer. TNI AD berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat serta profesionalisme prajurit melalui mekanisme penegakan hukum yang transparan dan akuntabel."
Kronologi Insiden yang Viral di Media Sosial
Sebelumnya, video yang beredar luas di media sosial menunjukkan seorang pengemudi taksi online ditodong senjata api laras pendek oleh pria yang diduga sebagai petugas. Peristiwa ini terjadi di sekitar perempatan Viktor, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, pada Minggu malam tanggal 1 Maret 2026.
Dalam rekaman video tersebut, terlihat korban terlibat cekcok panas dengan pelaku. Keduanya sempat saling tarik baju, dan pria berkaos hitam itu bahkan beberapa kali ditendang. Situasi memanas ketika pelaku, yang mengenakan jaket dan berkepala plontos, menodongkan senjata api ke kening korban. Korban tampak berusaha menghindar dalam kondisi yang sangat tertekan dan mencemaskan.
Respons Polisi dan Investigasi Berlanjut
Menanggapi kejadian ini, Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait peristiwa tersebut. "Benar ada laporan ke Polres Tangerang Selatan pada hari Senin tanggal 2 Maret 2026. Dari laporan polisi tersebut, kita melakukan penyelidikan mendalam," ujar Wira pada Selasa (3/3/2026).
Setelah menerima laporan, polisi segera memeriksa korban yang juga bertindak sebagai pelapor. Pada malam harinya, petugas berhasil mengidentifikasi terduga pelaku dengan cepat. Wira menjelaskan, "Kita telah identifikasi terduga pelaku, kemudian terhadap terduga pelaku kita kembalikan ke satuan samping. Dari korban, memang sopir dari salah satu layanan mobil online."
Dia menambahkan bahwa sebelum insiden penodongan terjadi, korban dan pelaku sempat terlibat adu mulut akibat senggolan kendaraan di jalan. Hingga saat ini, polisi masih mendalami barang bukti dan video yang beredar di media sosial untuk memastikan keakuratan fakta. "Sementara, baik terkait beberapa benda-benda ataupun video viral tersebut, kita masih dalami dan kita sudah serahkan kepada satuan samping," ujarnya.
Investigasi ini terus berlanjut untuk mengungkap detail lebih lanjut dan memastikan keadilan ditegakkan. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi, sementara pihak berwenang bekerja untuk menyelesaikan kasus ini secara hukum.
