Ojol Berdarah Ditampol di Citayam Depok, Bermula dari Bunyi Klakson
Seorang pengemudi ojek online (ojol) mengalami luka berdarah setelah menjadi korban pemukulan oleh pengendara sepeda motor lain di wilayah Citayam, Kota Depok, Jawa Barat. Kejadian ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Kronologi Insiden di Jalan Raya Citayam
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026, sekitar pukul 07.50 WIB. Lokasinya tepat di Jalan Raya Citayam RT 04 RW 03, Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok. Korban yang berinisial RAM dipukul karena pelaku diduga marah setelah korban membunyikan klakson.
Saat melintas di lokasi yang sedang macet, korban mengklakson sebanyak tiga kali, kata Made pada Kamis, 12 Februari 2026. Hal ini memicu kemarahan pengendara motor di depan, yang kemudian menghadang korban di pinggir jalan.
Serangan Beruntun dan Kondisi Korban
Setelah dihadang, korban langsung dipukul oleh penumpang motor yang menghadangnya. Satu orang pelaku yang duduk di belakang langsung memukul dengan tangan kanan terkepal ke arah helm korban, ujar Made. Pukulan ini menyebabkan korban terjatuh dari motor dan helmnya terlepas.
Korban sempat berdiri, namun kembali dipukul tiga kali di bagian wajahnya. Akibatnya, ia mengalami luka lecet di dahi, mata kiri, serta hidung yang mengeluarkan darah. Korban sempat membalas dengan memukul satu kali ke pipi kiri pelaku, tetapi kemudian lemas dan langsung dilerai oleh seorang teman pelaku serta pengendara lainnya.
Proses Hukum dan Investigasi Polisi
Atas kejadian ini, korban telah membuat laporan polisi. Kepolisian saat ini masih mengusut kasus tersebut dengan meminta keterangan dari saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti. Investigasi ini bertujuan untuk mengungkap motif lengkap dan menindak pelaku sesuai hukum yang berlaku.
Insiden ini menyoroti pentingnya keselamatan berkendara dan pengendalian emosi di jalan raya, terutama di kawasan padat seperti Citayam yang sering mengalami kemacetan.