Motif Menantu Otaki Pembunuhan Lansia di Pekanbaru: Sakit Hati dan Ingin Kuasai Harta
Motif Menantu Otaki Pembunuhan Lansia di Pekanbaru

Polisi berhasil mengungkap motif di balik aksi keji pembunuhan terhadap seorang lansia di Pekanbaru, Riau. Pelaku utama yang merupakan menantu korban, berinisial AF, tega menghabisi nyawa ibu mertuanya sendiri, Dumaris Deniwati Boru Sitio (60), karena alasan sakit hati dan ekonomi.

Motif Sakit Hati dan Ekonomi

Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta dalam konferensi pers pada Minggu (3/5/2026) menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan mengungkap motif pelaku adalah sakit hati. Selama tinggal bersama korban, AF sering dimaki dan dimarahi oleh Dumaris. Selain itu, motif ekonomi juga melatarbelakangi pembunuhan tersebut, di mana AF dan kelompoknya ingin menguasai harta benda milik korban.

Pasal Berlapis untuk Para Pelaku

Polisi menjerat AF dan tiga pelaku lainnya dengan pasal berlapis, yaitu pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian. Mereka dijerat dengan Pasal 459 dan atau Pasal 458 ayat 3, dan atau Pasal 479. Ancaman hukumannya maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara selama 20 tahun.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi Penangkapan

Keempat pelaku berhasil ditangkap pada 30 April dan 1 Mei 2026. AF dan SL diamankan di Aceh Tengah, sedangkan dua pelaku lainnya, E alias I dan L, ditangkap di Binjai. Dumaris ditemukan tewas di rumahnya di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, pada Rabu (29/4) siang. Korban ditemukan oleh suaminya, Salmon Mena, dalam kondisi tergeletak bersimbah darah.

Rekaman CCTV Menguak Aksi Pelaku

Rekaman CCTV memperlihatkan detik-detik pembunuhan. Para pelaku datang menggunakan mobil hitam. Seorang wanita berkaus hitam yang diduga AF masuk ke halaman rumah, diikuti wanita lain berjaket hoodie biru, lalu dua pria menyusul. Korban keluar dan membuka pintu, tampak menyalami AF. Tak lama, seorang pria yang diduga selingkuhan AF datang membawa kayu balok dan langsung memukulkan kayu tersebut ke kepala korban hingga terkulai.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga