Sebuah penemuan mengerikan terjadi di Bandara Gatwick, Inggris, ketika sesosok mayat ditemukan di dalam kompartemen roda pendaratan sebuah pesawat penumpang yang baru tiba dari Afrika Utara. Mayat berjenis kelamin laki-laki itu diduga merupakan seorang penumpang gelap yang nekat bersembunyi di bagian bawah pesawat.
Kronologi Penemuan Mayat
Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 16 Juni 2026, di sebuah pesawat milik maskapai Air Arabia yang mendarat di Bandara Gatwick, bandara tersibuk kedua di Inggris. Pesawat tersebut datang dari Tangier, Maroko. Mayat pertama kali ditemukan oleh tim kargo yang sedang membongkar muatan pesawat. Mereka sangat terkejut saat menemukan jasad tersebut di kompartemen roda pendaratan.
Menurut laporan media Inggris, Metro.co.uk, pada Jumat (19/6/2026), pria yang sudah tidak bernyawa itu diduga berhasil memanjat masuk ke dalam kompartemen roda pendaratan sebelum pesawat lepas landas dari Tangier. Alarm berbunyi setelah temuan mayat di roda pendaratan pesawat jenis Airbus A320 tersebut.
Reaksi dan Penyelidikan
Seorang sumber yang mengetahui insiden tersebut mengatakan kepada The Sun, "Ini tragedi. Tim kargo yang membongkar muatan pesawat sangat terkejut. Semua orang sangat sedih karena ada orang yang merasa begitu putus asa sehingga mempertaruhkan nyawa dengan cara ini."
Kepolisian Sussex dalam pernyataannya menyatakan bahwa temuan mayat itu sedang diselidiki dan mayat tersebut akan menjalani autopsi post-mortem. "Polisi dipanggil setelah mayat seorang pria ditemukan di bagian bawah pesawat di Bandara Gatwick, yang tiba dari Tangier, sekitar pukul 11.45 pagi pada hari Selasa, 16 Juni. Para petugas sedang menyelidiki dan laporannya akan dipersiapkan untuk Koroner," demikian pernyataan resmi Kepolisian Sussex.
Informasi Penerbangan
Situs pelacakan pesawat FlightRadar24 menunjukkan bahwa pesawat Airbus tersebut lepas landas dari Bandara Tangier Ibn Battouta sekitar pukul 06.23 pagi dan mengudara di atas wilayah Spanyol serta Prancis bagian barat sebelum bersiap mendarat di Bandara Gatwick sesuai jadwal. Identitas mayat tersebut belum diketahui secara jelas. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari maskapai Air Arabia terkait insiden ini.



