Mata Elang Ciut saat Didatangi Polisi, Disuruh Baris Pinggir Jalan
Mata Elang Ciut saat Didatangi Polisi, Disuruh Baris

Sejumlah debt collector atau yang biasa disebut mata elang di Depok panik dan berusaha menghindar saat Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok datang. Dengan sigap, polisi berhasil mengadang mereka yang sedang berada di pinggir jalan. Dalam sebuah video yang diterima, terlihat tiga orang debt collector diperiksa satu per satu, digeledah, dan motor mereka juga diperiksa. Setelah itu, mereka disuruh berbaris di pinggir jalan.

Polisi Respons Keresahan Masyarakat

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut atas keresahan masyarakat, terutama setelah adanya kejadian debt collector yang mencoba menarik kendaraan seorang ibu di jalan. Tim Patroli Perintis Presisi menyisir sejumlah lokasi dan jalan tempat debt collector beraksi. Saat melintas di wilayah Sukmajaya, mereka langsung menghampiri para debt collector.

Pemeriksaan Surat dan Aplikasi

Tim yang dipimpin Ipda Suwinta melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan surat tugas debt collector, surat kendaraan yang digunakan, serta aplikasi yang digunakan untuk mendeteksi motor yang menunggak. Polisi juga mengantisipasi adanya benda terlarang yang dibawa saat penarikan. Hasilnya, ditemukan sejumlah debt collector yang tidak memiliki surat resmi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Peringatan dan Pembinaan

Made mengungkapkan bahwa debt collector yang tidak memiliki surat resmi diberikan peringatan dan pembinaan. Sedangkan yang memiliki surat resmi, diimbau untuk tidak menarik kendaraan di jalanan dan mengikuti regulasi yang berlaku. Polisi juga menemukan debt collector yang mangkal di Jalan Raya Margonda dan melakukan pemeriksaan serupa.

Kegiatan ini merupakan respons kepolisian terhadap keluhan masyarakat atas tindakan debt collector yang tidak sesuai aturan. Polisi berkomitmen untuk terus melakukan patroli dan pengawasan agar aksi debt collector tidak meresahkan warga.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga