Kronologi Truk Terguling di Tomang, Besi 30 Ton Berjatuhan dari Flyover
Kronologi Truk Terguling di Tomang, Besi 30 Ton Berjatuhan

Kronologi Kecelakaan Truk di Flyover Tomang

Truk trailer bermuatan pagar wiremesh seberat 30 ton terguling di Jalan Layang Tomang KM 13.400 arah barat pada Rabu, 24 Juni 2026. Muatan material konstruksi yang dibawanya berhamburan hingga jatuh ke jalan arteri di bawah jalan layang dan sempat mengganggu arus lalu lintas. Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Reiki Indra Brata Manggala mengatakan, truk tersebut mengangkut besi untuk kebutuhan konstruksi bangunan.

Penyebab Kecelakaan: Muatan Berlebih dan Hilang Kendali

Kecelakaan bermula saat truk trailer yang dikemudikan Budi melaju dari Gerbang Tol Tomang menuju arah barat. Setibanya di KM 13.400, kendaraan diduga kehilangan kendali saat bermanuver ke kiri di tanjakan hingga akhirnya terguling. “Kendaraan terbalik dengan posisi roda mengarah ke utara. Analisis sementara, pengemudi tidak dapat menguasai kendaraan dengan beban muatan yang over,” ujar Reiki. Akibat kecelakaan tersebut, muatan wiremesh terlempar dari jalan layang dan jatuh ke jalan arteri di bawahnya.

Dampak dan Kerusakan Akibat Insiden

Beruntung tidak ada pengguna jalan yang tertimpa material yang berjatuhan. “Alhamdulillah tidak ada yang tertimpa. Hanya muatannya yang berhamburan ke bawah saat kendaraan terguling,” kata Reiki. Insiden itu juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas jalan, antara lain tiang reling, pagar pembatas, dan kabel optik milik pengelola tol. Sementara truk mengalami kerusakan pada bagian depan dan sisi kiri. “Pengemudi mengalami luka ringan di kaki kiri,” ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Proses Evakuasi Besi 30 Ton

Untuk mempercepat proses evakuasi, petugas sempat menutup akses setelah Gerbang Tol Tomang arah Tanjung Priok. Penutupan dilakukan agar material yang berserakan di bawah jalan layang dapat dipindahkan dengan aman. “Karena harus menarik material yang jatuh ke bawah, prosesnya cukup memakan waktu,” kata Reiki. Sejumlah personel Sat PJR bersama pengelola jalan tol langsung melakukan penanganan di lokasi. Selanjutnya, kasus kecelakaan tersebut ditangani Unit Laka Lantas Satwil Jakarta Barat untuk penyelidikan lebih lanjut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga