Kronologi Lengkap Aksi Brutal Pria di Angkot Sukabumi: Pelecehan hingga Pengamukan
Kepolisian berhasil mengungkap kronologi lengkap terkait aksi brutal seorang pria di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pelaku yang bernama Budi, berusia 48 tahun, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang penumpang perempuan di dalam angkutan kota (angkot). Tidak berhenti di situ, Budi kemudian mengamuk dan menyerang warga sekitar menggunakan senjata tajam setelah turun dari kendaraan umum tersebut.
Viral di Media Sosial dan Waktu Kejadian
Video yang memperlihatkan aksi brutal Budi sempat beredar luas di platform media sosial Instagram sejak Rabu (11 Maret 2026) siang. Rekaman tersebut menunjukkan momen-momen kekerasan yang dilakukan oleh pelaku, menarik perhatian publik dan memicu keprihatinan.
Menurut penjelasan resmi dari Kepolisian Daerah Jawa Barat, kejadian ini terjadi pada hari yang sama, yaitu Rabu (11/3/2026), sekitar pukul 08.00 WIB. Lokasi tepatnya adalah di Jalan Raya Siliwangi, tepatnya di Kampung Kongsi RT 002/RW 005, Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
Penjelasan Rinci dari Humas Polda Jabar
Kombes Pol Hendra Rochmawan, selaku Kabid Humas Polda Jawa Barat, memberikan keterangan detail mengenai kronologi peristiwa ini. Ia menyatakan bahwa insiden dimulai ketika Budi diduga melakukan pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan di dalam angkot yang sedang beroperasi.
Setelah turun dari angkot, Budi tidak langsung meninggalkan lokasi. Alih-alih, ia malah mengamuk dan melakukan penyerangan terhadap warga yang berada di sekitar tempat kejadian. Dalam aksinya, Budi menggunakan senjata tajam, yang memperparah situasi dan menimbulkan ketakutan di antara masyarakat setempat.
Dampak dan Respons Masyarakat
Peristiwa ini telah menimbulkan gelombang kecemasan di kalangan warga Sukabumi, terutama bagi para pengguna angkutan umum. Banyak yang merasa khawatir akan keamanan dan kenyamanan saat bepergian menggunakan moda transportasi tersebut.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik aksi Budi serta memastikan apakah ada korban lain yang belum terlapor. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap tindakan mencurigakan kepada pihak berwajib.
